Sejumlah 1533 Warga Menjalani Rapid Test di RS Kilisuci Kota Kediri

745

Kediri (madu.tv)--Sejumlah 1533 orang warga Kediri Raya menjalani _rapid test_ mulai hari ini, Jumat (05/06) hingga Selasa (9/06) di RS Kilisuci, Kota Kediri. Warga berasal dari Kabupaten Kediri dan Kota Kediri yang sudah terdata di Provinsi Jawa Timur.

“Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Gubernur Jawa Timur, kolaborasi dengan bupati/walikota se-Jatim,” kata dr. Fauzan Adima, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri. Menurut Fauzan, tujuan dari pemeriksaan massal ini untuk mempercepat pemeriksaan melalui _rapid test_ dan PCR sehingga warga yang tertular lebih cepat diketahui dan di-_tracing_ sehingga upaya penanganan Covid-19 lebih cepat lagi.

Mulai pukul 09.00, warga dijemput dengan mobil Satpol PP dan ambulans. Penjemput mengenakan APD lengkap. Warga yang menjalani _rapid test_ beragam, mulai batita hingga lansia. Usai mengantakan warga yang mengikuti _rapid test_ , mobil langsung disterilisasi dengan desinfektan oleh BPBD Kota Kediri untuk menjemput warga selanjutnya.

“Kriterianya orang yang punya kontak erat dengan penderita, OTG, ODP, dan PDP,” tambah Fauzan.

Rapid test ini diharapkan mampu mempercepat penanganan bagi pasien bahkan yang OTG sehingga mempercepat penanganan lebih lanjut. Hasil _rapid test_ bisa diketahui kurang dari satu jam.

Bila pasien reakif, maka akan dilanjutkan _swab_ pada hari itu juga. _Rapid test_ massal ini dilakukan di halaman RS Kilisuci, sedangkan bila hasilnya reaktif akan dilanjutkan _swab test_ di dalam rumah sakit.

Menurut pantauan di lapangan, warga mengantre dengan tertib. Pun petugasnya siaga dalam melakukan penanganan serta protokol kesehatan. Khusus untuk batita dan balita, memang ada yang sempat menangis dan takut. Namun berhasil dibujuk oleh nakes dan juga orang tua yang kooperatif.(gtc-19/pen)