RIBUAN WARGA DI MADURA KEPUNG POLRES PAMEKASAN, MINTA TOKOH AGAMA DITANGKAP DIDUGA AJARKAN ALIRAN SESAT

PAMEKASAN – Ribuan warga yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melakukan aksi unjuk rasa di Polres Pamekasan.Mereka menuntut pihak kepolisian untuk menangkap Kiai Fathor, salah satu tokoh agama di Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Pamekasan, lantaran diduga telah mengajarkan aliran sesat kepada warga setempat.

Aliran yang di siarkan oleh Fathor yang merupakan salah satu pemuka agama kepada warga tersebut, salah satunya memperbolehkan perempuan yang sedang menstruasi bisa untuk melaksanakan salat serta Nabi dan Tuhan itu sama dan tidak ada bedanya.

Ribuan massa aksi yang mengatasnamakanTokoh Pantura Pamekasan ini, mendesak Polres Pamekasanuntuk secepatnya menangkap tokoh agama tersebut.

Aksi unjuk rasa ini merupakan unjuk rasa pertama yang dilakukan oleh warga di masa kepemimpinan Kapolres Pamekasan yang baru saja di lantik.Pihaknya berjanji akan segera menindak lanjuti laporan masyarakat terkait tokoh yang diduga mengajarkan aliran sesat tersebut.

Massa juga mengancamminggu depan akan kembali melakukan aksi serupadiPolres Pamekasan dengan massa yang lebih banyak, jika pemuka agama tersebut tidak segera di tangkap. (ry)