Ratusan Tukang Sampah Tumpahkan Puluhan Ton Sampah di Depan Pendopo Kabupaten Sidoarjo

Ratusan Tukang Sampah Tumpahkan Puluhan Ton Sampah di Depan Pendopo Kabupaten Sidoarjo

SIDOARJO – Ratusan pekerja kebersihan dari seluruh Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menggelar aksi demo di depan Pendopo setempat sebagai bentuk penolakan terhadap rencana kenaikan biaya retribusi sampah. Dalam aksi protes yang berlangsung pada tanggal 21 Desember 2023 ini, para tukang sampah mengekspresikan ketidakpuasan mereka karena tidak dapat bertemu dengan Bupati Sidoarjo.

Sebagai bentuk protes, puluhan ton sampah dilemparkan di depan Pendopo Kabupaten Sidoarjo, menyebabkan jalan raya terlihat dipenuhi sampah. Para pendemo mengakui bahwa tindakan ini diambil sebagai respons terhadap kegagalan mereka dalam bertemu dengan Bupati Sidoarjo, yang kemudian memicu aksi dramatis tersebut.

Puluhan ton sampah yang dihamburkan di jalanan depan Pendopo mengakibatkan penutupan jalan untuk umum, menciptakan hambatan lalu lintas yang signifikan. Para pekerja kebersihan, yang tergabung dalam Gerakan Pekerja Kebersihan Seluruh Indonesia (GAPEKSI) Sidoarjo, menuntut perubahan peraturan terkait pembuangan sampah dari rumah warga ke tempat pembuangan akhir sampah.

Para pendemo menolak keras kenaikan retribusi pengelolaan sampah dari 25 ribu hingga 35 ribu rupiah menjadi 77 ribu rupiah per rumah, dengan alasan bahwa hal ini merugikan baik para tukang sampah maupun warga setempat. Ketidakpuasan mereka terhadap kebijakan tersebut semakin meningkat karena tidak dapat menemui langsung Bupati Sidoarjo.

Dimas, Koordinator Aksi, menyampaikan kekecewaan para pekerja kebersihan yang merasa diabaikan dalam proses pengambilan keputusan. Sementara itu, pihak pengelola Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo membela tarif yang berlaku saat ini, menyebutnya sesuai dengan undang-undang dan hanya sebesar sepertiga dari jumlah yang seharusnya dibayarkan.

Habis Arif Hidayat, Kepala UPT TPA Griyo Mulyo Jabon, menegaskan bahwa tarif yang dikenakan saat ini sejalan dengan regulasi yang berlaku. Meskipun begitu, aksi demo ini telah menciptakan tumpukan sampah di depan Pendopo Kabupaten Sidoarjo, yang akhirnya berhasil dibersihkan setelah puluhan petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Sidoarjo dikerahkan.

Dengan demikian, aksi protes ini tidak hanya menciptakan kekacauan di jalanan, tetapi juga menyoroti ketegangan antara para pekerja kebersihan dan pemerintah setempat terkait kebijakan retribusi sampah yang kontroversial.