Connect with us

Jawa Timur

Rangkaian Pelatihan Penggunaan Smart Phone untuk Penyandang Disabilitas

Diterbitkan

pada

Kediri – Dinas sosial Kabupaten Kediri menutup rangkaian agenda pelatihan penggunaan smart phone untuk kalangan disabilitas tuna netra. Pelatihan tersebut, sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memberdayakan seluruh masyarakatnya, tanpa terkecuali.

Penutupan rangkaian pelatihan ini mendapatkan kehadiran kepala dinsos Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi. Selain penyampaian kesan dan pesan, agenda tersebut juga terisi dengan penyerahan bingkisan kepada sejumlah peserta yang berprestasi.

Perkembangan teknologi sudah seharusnya dapat terasa oleh semua kalangan. Akan tetapi, kenyataanya sebagian masih belum bisa memanfaatkan karena keterbatasanya. Untuk itulah, dinas sosial kabupaten kediri memberikan pelatihan penggunaan smart phone terhadap kalangan disabilitas tersebut.

Melalui pelatihan tersebut, para difabel harapannya bisa semakin mandiri dari berdaya. Selain mampu mengikuti perkembangan zaman dari siaran berita, smart phone juga lekat dengan aktivitas kerja sehari-hari mereka, seperti pemain musik dan jasa pijat.

Pelatihan sendiri berlangsung selama tiga hari. Para peserta yang berasal dari SLB Dharma Putra dan persatuan tuna netra Indonesia cabang Kabupaten Kediri telah mendapatkan materi. Seperti, pengenalan aplikasi android, pemanfaatan gmail, penggunaaan aplikasi whatsap, zoom, google assistant, dan google meet yang tersampaikan oleh pengajar dari SLB Negeri Semarang. (me)

Continue Reading
Advertisement

Jawa Timur

Terjun di Zona Merah, Tim Gabungan BPBD Kediri Berhasil Evakuasi Korban

Diterbitkan

pada

Sumber : Hasil tangkap layar Youtube Redaksi Madu TV

Lumajang – Tim Gabungan Relawan BPBD Kota Kediri diterjunkan di zona merah pasca erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Sebelum keberangkatan, tim menggelar apel pemberangkatan tim SAR penyisiran dan evakuasi korban erupsi Gunung Semeru Senin (6/12) di lapangan Desa Sumberwuluh. Tim SAR gabungan terdiri dari TNI, POLRI dan Relawan.

Pencarian korban difokuskan di zona merah Gladak Perak yang mengalami kerusakan paling parah. Di mana jembatan putus dan jalan tertutup material longsoran letusan.

Basarnas memberikan tugas kepada Tim Gabungan Relawan BPBD Kota untuk melakukan proses evakuasi di ring zona merah Gladak Perak karena daerah tersebut rawan luncuran lahar dingin awan panas dan longsoran material letusan.

Ketua DPD PEKAT IB, Roy Kurnia Irawan mengatakan, mereka melakukan proses evakuasi di zona merah. Setelah sampai di lokasi, tim langsung melakukan proses penyisiran dari rumah ke rumah mencari korban yang mungkin belum sempat mengungsi.

Namun, tiba-tiba terjadi luncuran lahar dingin dan awan panas disertai bau belerang. Usai tim melakukan koordinasi dengan Ketua FPRB, Joko/Aji, tim memutuskan membawa sekitar 20 warga (lansia, wanita dan balita) untuk kembali ke posko pengungsi.

Selama dua hari di zona merah tim berhasil mengevakuasi sekitar 30 warga dengan menggunakan ambulance dan mobil evakuasi milik BPBD. (red)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: