Protokol Kesehatan Ketat, Puluhan Santri Lirboyo Masuk Ke Pondok Secara Bertahap

227

Kediri ( madu.tv )—Usai gelar apel persiapan tim Gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP. Dinas Perhubungan maupun BPBD Kota Kediri yang masuk dalam Tim Satgas Penangganan dan Penanggulangan Covid-19. Sejak Pagi Minggu (23/5/21) di Kawasan Ponpes Lirboyo Kota Kediri, tim satgas bersama pengurus pondok. Melakukan sejumlah pengaturan kedatangan santri putri dan laki yang wajib tidak terpapar Covid-19.

Setidaknya sekitar 25.000 santri kembali ke Pondok Pesantren Tangguh Lirboyo. Sesuai Jadwal yang rencananya, kedatangan santri ini hingga besok, Rabu (26/5).

Perkiraan jumlah kedatangan santri perharinya sekitar 8000 santri. Total keseluruhan santri yang akan kembali sebanyak 25.000 santri.

Gus Mu’id Panggilan Akrab KH. Oing Mu’id Shokhib selaku pengasuh Ponpes Lirboyo saat berada pada media center Ponpes Tangguh Semeru mengungkapkan. Sejauh ini kedatangan para santri terkordinis oleh HIMASAL (Himpunan Santri dan Alumni) Ponpes Lirboyo yang berada di seluruh Indonesia.

“Para santri yang datang harus membawa surat keterangan sehat dan sudah rapid Test atau Menggunakan GNose sebelum masuk ke dalam Pondok,”ungkapnya,Minggu (23/5/21)

Gus Mu’id menegaskan,kedatangan santri tidak bersamaan namun secara bertahap semisal dari Jawatimur (Tapal Kuda),Jawa Tengah,Jawa Barat maupun dari Luar Negeri.

Sementara itu Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo yang juga melakukan inspeksi mendadak usai gelar pasukan di Media Center Ponpes Tangguh Semeru mengungkapkan, Setidaknya tim gabungan sekitar 100 personil siagakan di lokasi kedatangan bersama Satgas COVID-19 guna melakukan penerapan Protokol Kesehatan yang ketat agar tidak terjadi kerumunan saat kedatangan santri Lirboyo ini. Sejauh ini santri yang datang bertahap berasal dari wilayah Pulau Jawa, Jabodetabek, Banten, Luar Jawa dan Luar Negeri.

“Sebelum datang ke pondok, santri wajib melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing minimal 3 hari sebelum keberangkatan. Santri yang hadir pada hari ini belum secara total keseluruhan, kedatangan akan ia lakukan secara bertahap melihat kondisi yang ada,” ungkap AKBP. Eko Prasetyo.

AKBP Eko menambahkan santri yang datang wajib membawa surat Rapid antigen/GeNose dengan hasil negatif. Petugas kesehatan dari Polres Kediri Kotapun disiagakan untuk melakukan check poin kesehatan santri yang datang.

Sejak pagi, personel Polres Kediri Kota, TNI, dan Satpol PP Kota Kediri melakukan pengaturan arus lalu lintas dan mengatur kedatangan kendaraan. Polisi dan panitia santri mengena melakukan pemeriksaan kesehatan dan penyemprotan disinfektan.

Kedatangan santri dikoordinir oleh HIMASAL (Himpunan Alumni Santri Lirboyo) daerah, maupun wali santri dan tidak diperbolehkan menggunakan angkutan umum.

“Ini anggota dari tim kesehatan Polres Kediri Kota melakukan pemeriksaan kesehatan pada santri yang baru datang, cek riwayat kesehatan dan asal daerah santri guna meminimalisir penyebaran Covid-19,” ungkap AKBP Eko.(tim/fen)