spot_img
Senin, Maret 9, 2026
Beranda NASIONAL Presiden Jokowi Resmikan RS Modular Pertamina Tanjung Duren

Presiden Jokowi Resmikan RS Modular Pertamina Tanjung Duren

225

Jakarta – Presiden Joko Widodo meresmikan Rumah Sakit (RS) Modular Pertamina yang berlokasi di Tanjung Duren, Jakarta, pada Jumat, 6 Agustus 2021. Presiden mengapresiasi pihak yang telah menyiapkan rumah sakit yang berdiri menjadi RS khusus pasien Covid-19. Presiden sangat berterima kasih kepada Menteri BUMN dan Pertamina yang telah menyiapkan Rumah Sakit Modular Pertaminanya selepas peninjauan. Dalam peninjauannya, Presiden tampak bersama Menteri BUMN, Erick Thohir, dan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati. Presiden melihat sejumlah fasilitas yang rumah sakit  ini miliki. Lahan tempat berdirinya bangunan seluas 4,2 hektare. Sedangkan, luas bangunan mencapai 11.300 meter persegi.

Rumah sakit tersebut memiliki kapasitas 305 tempat tidur. Terdiri atas tempat tidur isolasi, tempat tidur High Care Unit (HCU), dan Intensive Care Unit (ICU). Presiden juga mengungkapkan lebih bagus lagi ada ICU khusus untuk anak-anak, bayi, dan ibu-ibu. Hal tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak.

Kepala Negara juga bersyukur bahwa angka-angka indikator menunjukkan pandemi di Jawa dan Bali mulai sedikit menurun. Terutama di Jakarta. Salah satunya adalah tingkat keterisian tempat tidur di RSDC Wisma Atlet Kemayoran yang sempat mencapai 90 persen pada enam hingga delapan minggu yang lalu. Hari ini telah berada di angka 25 persen.

“Tetapi juga kita harus tetap waspada, hati-hati, terus bersiap-siap, berjaga-jaga,” tegasnya.

RS Modular Pertamina terbangun sejak 9 Juli 2021 dan akan beroperasi mulai Jumat (6/8) oleh RS Pelni, selaku anak perusahaan PT Pertamina Bina Medika atau Pertamedika IHC. Rumah sakit tersebut akan menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi pasien Covid-19 bergejala sedang hingga berat.

“Rumah sakit ini sudah siap untuk beroperasi. Pada nanti sore (6/8) kita sudah mulai menerima pasien secara bertahap. Dengan jumlah perawat dan dokter yang akan terlibat di dalam operasional sekitar 800 orang,” ujar Direktur Utama Pertamedika IHC, Fathema Djan Rachmat.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, berharap kehadiran Rumah Sakit Modular Pertamina ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terpapar Covid-19. “Tentu saja ini dengan fasilitas yang ada dan nakes yang berpengalaman dari IHC grup, kita berharap pandemi Covid ini segera bisa kita kalahkan. Dengan begitu, kita bisa kembali beraktivitas secara normal,” ujar Nicke.