Polsek Tikala Akan Memanggil Camat Tikala dan Lurah Paal V, Manado, Sulawesi Utara.

87

Manado – Drama yang mencengangkan terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara, saat seorang pria yang diduga mengalami Gangguan Jiwa atau ODGJ, mengamuk dan melancarkan serangan brutal dengan sebilah parang terhadap anggota polisi. Kejadian ini terjadi di wilayah Polsek Tikala, dan membuat AIPTU Malino Baginda (48) terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena menderita sejumlah luka-luka akibat serangan tersebut.

Peristiwa ini bermula ketika seorang pria berinisial HMK (65) mencoba membuat laporan di Kantor Kecamatan Tikala. Namun, sayangnya laporan tersebut tidak diberi perhatian yang layak oleh petugas yang bertugas. Kehilangan respons terhadap laporannya membuat HMK (65) merasa marah dan frustrasi. Ia pun kemudian mengejar petugas kantor kecamatan dengan membawa sebilah parang, dan aksi kejutan ini memicu kekacauan di jalan.

AIPTU Baginda, seorang anggota polisi yang bertugas di Polsek Tikala, dengan cepat merespons laporan ini dan langsung mendatangi lokasi kejadian. Niatnya adalah untuk mengamankan pelaku dan menenangkan situasi. Namun, pelaku menunjukkan perlawanan sengit, dan situasi berubah menjadi adu fisik yang menyebabkan AIPTU Baginda terluka parah. Serangan dengan benda tajam mengenai bagian kepala dan lengan membuatnya terjatuh.

Beruntungnya, rekan-rekan dari Polsek Tikala segera datang untuk membantu. Mereka dengan sigap mengamankan situasi dan segera membawa AIPTU Baginda ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan segera. Respons cepat dari rekan-rekan sejawatnya menunjukkan solidaritas dan semangat kebersamaan dalam menghadapi situasi sulit seperti ini.

Kapolsek Tikala, IPTU Nelta Rengkung, mengungkapkan rasa prihatin dan kekecewaannya atas insiden ini. Ia menegaskan bahwa mengamankan individu yang diduga mengalami Gangguan Jiwa adalah tugas dari Dinas Sosial, tetapi mengingat pelaku menggunakan senjata tajam dan mengancam keselamatan publik, langkah penindakan harus diambil.

HMK (65), yang merupakan warga Kelurahan Paal IV, sebelumnya telah beberapa kali terlibat dalam tindakan keributan yang meresahkan. Dalam rangka menangani situasi ini, pihak berwenang memanggil Lurah dan Camat Tikala untuk berdiskusi. Upaya pemanggilan ini bertujuan untuk mengkaji langkah-langkah yang lebih efektif dalam menangani individu yang mengalami Gangguan Jiwa dan berperilaku bermasalah di wilayah Kecamatan Tikala.

Kejadian ini menjadi panggilan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendekatan yang lebih komprehensif dalam menangani individu dengan Gangguan Jiwa, sambil tetap menjaga keamanan masyarakat dan pihak penegak hukum. Dengan kerjasama yang kuat antara pihak kepolisian, Dinas Sosial, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan situasi serupa dapat diatasi dengan lebih baik di masa depan.