Connect with us

Banyuwangi

Polisi Bubarkan Balap Liar

Diterbitkan

pada

Polisi Bubarkan Balap Liar

Polisi Bubarkan Balap Liar

Inilah video amatir saat aski balapan liar di jalur lintas selatan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi dibubarkan aparat Kepolisian Polsek Glenmore. Ratusan pembalap, maupun penonton yang berkerumun di jalan raya ini langsung kocar-kacir saat polisi mendatangi arena balap liar ini. Namun upaya melarikan diri dari kejaran petugas ini sia-sia lantaran pihak kepolisian sudah menutup seluruh akses jalan raya agar para pembalap liar ini tak kabur dari kejaran petugas. Seluruh anak-anak muda ini langsung dikumpulkan menjadi satu untuk didata pihak kepolisian.

Bagi pengendara motor yang membawa surat kendaraan bermotornya langsung diminta pihak kepolisian untuk pulang ke rumah masing-masing. sementara 49 kendaraan yang tak dilengkapi surat kendaraan bermotor langsung diamankan petugas ke mapolsek terdekat beserta pemiliknya guna diberi pembinaan.
Kerumunan pembalap liar ini juga disayangkan lantaran di tengah pandemi virus corona seperti saat ini anjuran untuk menerapkan pysical distancing, atau menjaga jarak tidak dijalankan. tak sedikit dari pembalap liar ini juga banyak yang tak menggunakan masker sebagai pelindung diri dari virus corona.

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Banyuwangi

Seorang Remaja Laki Laki Nekat Mengakhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri

Diterbitkan

pada

Alat yang digunakan bunuh diri. Dok: Agus Win.

Banyuwangi – Seorang remaja, asal Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamarnya, pada Rabu pagi. Korban yang masih duduk di bangku madrasah aliyah tersebut tertemukan dalam kondisi leher terikat tambang kecil atau nilon. Yang pertama kali mengetahui hal kejadian tersebut adalah oleh orang tuanya. Meski sempat mereka bawa ke puskesmas, namun nyawa korban tidak dapat tertolong.

AF (18) tertemukan gantung diri oleh orang tua kandungnya pada rabu pagi, sekira pukul 4 lebih 10 menit. Korban yang merupakan santri pondok pesantren terkemuka di wilayah Kediri tersebut, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melilitkan lehernya dengan tambang kecil di dekat pintu cendela kamarnya sendiri. Sang ibu mengetahui kejadian saat hendak menyapu kamar anaknya. Ibu sekaligus ingin membangunkannya untuk menjalankan sholat shubuh. Namun, sang ibu kaget ketika melihat putranya sudah dalam keadaan leher terikat tali.

Di mata kakeknya, AF sendiri, merupakan cucu dengan kepribadian yang taat, serta tekun beribadah. Tidak ada gelagat mencurigakan, saat terakhir bertemu, sehari sebelum AF ditemukan gantung diri di kamarnya. Namun menurutnya,  dalam 15 hari belakangan ini, seusai pulang dari pesantren, AF cenderung menjadi sosok yang pendiam.

Selain itu, dari pengakuan orang tua korban kepada pihak kepolisian, diduga AF nekat gantung diri, lantaran sudah merasa tidak betah tinggal di pondok pesantren, mengingat saat diminta kembali ke pondok, dirinya terus menunda  keberangkatannya. (aw)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: