Polisi Belum Ketahui Penyebab Pelajar di Blitar Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri, Ini Kondisi Barang Pribadinya

BLITAR – Polisi belum mengetahui penyebab DY (18) pelajar kelas 3 SMA asal Desa Kaliboto, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar nekat mengakhiri hidup.

Kapolsek Wonodadi AKP Agus Tri mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pendalaman soal penyebabnya. Salah satu petunjuk adalah handphone milik korban. Namun kondisinya terkunci dan belum berhasil dibuka.

“Kita sudah cek semua di lokasi. Tapi tidak ada pesan apapun dari korban. Hanya ada sebuah HP milik korban namun kondisinya terkunci. Saat ini masih dibawa oleh Satreskrim Polres Blitar Kota,” ujar AKP Agus Tri Senin (23/1/2023).

Berdasarkan hasil keterangan keluarga, lanjut AKP Agus, korban sudah hampir 1 bulan tidak masuk sekolah. Kepribadian korban sehari-hari memang tertutup dan dan tidak pernah bercerita jika ada masalah.

“Hubungan keluarga selama ini baik-baik saja. Tidak pernah ada masalah,” ucapnya.

AKP Agus menambahkan dari pengumpulan bahan keterangan teman sekelas, korban selalu pandai menutup-nutupi jika ada masalah. Selain itu juga tidak pernah mau cerita kepada temannya.

Korban ditemukan mengakhiri hidup dengan cara gantung diri sekitar pukul 06.30 WIB.

Korban mengakhiri hidup dengan sarung yang dikaitkan di belakang pintu.(sk)