Perselisihan Antara Peserta Tradisi Desa

91

CIREBON – Keributan yang terjadi dalam acara tradisi Ngunjung Buyut Ki Gede Mayung di Desa Mayung, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, pada Minggu, 29 Oktober 2023, akhirnya berhasil diselesaikan dengan damai. Peristiwa ini melibatkan peserta arak-arakan dari Desa Babadan dan Blok Sitempel Desa Mayung yang awalnya terlibat dalam perselisihan.

Keributan tersebut berlangsung di samping Balai Desa Mayung dan menimbulkan luka robek pada bagian bawah mata sebelah kiri bagi Wagrablok Ki Gayam Desa Buyut. Namun, Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Rano Hadiyanto, dengan tegas memastikan bahwa pihak kepolisian setempat berhasil mengatasi konflik antara peserta arak-arakan.

Proses mediasi yang dilakukan di Balai Desa Mayung berhasil meredakan ketegangan antara kedua pihak yang berselisih. Hasil dari mediasi dan musyawarah adalah kesepakatan bahwa para korban menerima niat baik untuk ganti rugi dan tidak akan melibatkan proses hukum dalam masalah ini.

Pentingnya peran kuwu desa dan juragan desa dalam menjaga kerukunan masyarakat terlihat dalam kesepakatan mereka untuk melakukan upaya penyelesaian terhadap para korban, baik secara materiil maupun terkait luka yang dialami.

Pertemuan mediasi ini dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Cirebon Kota, AKP Sugiono, Kuwu Desa Mayung, Bhainsa, dan BhabinKamtibmas. Mediasi berlangsung di ruang paseban Balai Desa Mayung dan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Anggi Eko Prasetyo.

Akhirnya, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai melalui agenda mediasi tersebut dan tidak membawa masalah ini ke ranah hukum. Keberhasilan mediasi ini adalah contoh nyata bahwa dengan dialog dan niat baik, konflik dapat diselesaikan secara damai, menjaga keharmonisan masyarakat, dan memperkuat solidaritas di antara mereka.