Connect with us
berkat ramadhan luv

Berita

Permen Di Katain “Lembek”,Sales Permen Bunuh Pemilik Warung

Diterbitkan

pada

Kediri ( madu.tv )—Petugas Buser Satreskrim Polres Kediri mengamankan seorang pelaku pembunuhan. Pelakunya, Givan Pranata (28) warga Desa Gadungan, Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri. Penangkapannya karena ia membunuh bunuh Asrokah (65) warga Desa Keling Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri.

Peristiwa ini berawal dari Givan Pranata yang bekerja sebagai sales perment jahe. Givan saat itu sedang menjualkan atau menawarkan perment jahe miliknya kepada Asrokah pemilik toko kelontong. Akan tetapi Asrokah menolak produk dari Givan. Tak hanya itu ia sempat melontarkan kata-kata yang membuat Givan sakit hati dan tega bunuh pria berusia 61 tahun tersebut.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, menyampaikan bahwa awal mula penangkapan pelaku berasal dari kecurigaan pihak kepolisian dari kematian korban. Kemudian pihak keluarga saat mengetahui korban meninggal, memilih menerima dengan ikhlas. Akan tetapi karena melihat korban meninggal tak wajar, pihak kepolisian berusaha membujuk korban. Hingga akhirnya polisi membokar tempat pemakaman korban atas izin keluarga dan melakukan proses identifikasi. Hasilnya polisi menemukan sejumlah bukti, bahwa korban meninggal dunia dengan tak wajar.

Kasus ini kemudian meningkat menjadi proses penyidikan. Namun tak berselang lama, pelaku menyerahkan ke pihak kepolisian. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono menjelaskan bahwa pelaku tega melakukan pembunuhan berencana karena sakit hati.

“Saat itu korban menyampaikan bahwa permen milik tersangka jelek. Sehingga menjadi awali dari ketersinggungan itu, pelaku melakukan aksi pembunuhan berencana dengan menggunakan linggis,” jelasnya, Jumat (30/4/2021).

Menurut AKBP Lukman Cahyono, saat itu pelaku memukul linggis ke kepala korban. Sehingga korban meninggal dunia di warung miliknya.

“Seusia membunuh korban, pelaku kemudian mengambil kalung emas milik korban dan pergi meninggalkanya,” imbuhnya.

Atas perbuatannya terhadap korban, pelaku terjerat dengan KUHP pasal 338 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mencapai 15 tahun penjara.

“Pelaku juga ketahuan membawa linggis alat yang digunakan untuk membunuh dari rumah. Awalnya pelaku mengaku membawa linggis untuk membantu saudaranya memperbaiki rumah,” jelas Kapolres Kediri.

Selain itu menurut Kapolres Kediri, bahwa pelaku ini mempunyai itikad baik untuk menyerahkan diri ke pihak kepolisian.(tes/fen)

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

space-iklan-300x250

TV DIGITAL MADU TV

space-iklan-300x400

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

%d blogger menyukai ini: