Beranda Berita Pengamat: Kebijakan Soal Hots Perlu Dikaji Ulang

Pengamat: Kebijakan Soal Hots Perlu Dikaji Ulang

128
0

Peningkatan mutu pendidikan untuk mengurangi ketertinggalan dari negara negara maju dengan menaikan tingkat kesulitan soal UN, berbasis HOTS, dinilai pengamat pendidikan Dharmaningtyas, perlu dikaji ulang. Soal soal yang muncul dalam UN tersebut dinilai sangat menyulitkan murid. Menurutnya, para guru perlu berupaya dengan pendekatan dan metode baru untuk dapat diterapkan kepada siswa. Pengamat pendidikan, Dharmaningtyas menanggapi penerapan high order thinking skills atau hots pada Ujian Nasional 2019. Dharmaningtyas, Selasa di Jakarta menjelaskan, konsep dan praktik pembelajaran perlu dibenahi, sebelum menerapkan soal ujian hots. Menurutnya, guru perlu membuat soal soal sebelum dibahas dan dikaji dengan murid muridnya.  Soal-soal berdaya nalar tinggi tersebut dinilai sebagai  bukan mata pelajaran, dan bukan juga soal ujian, sehingga perlu pendekatan, proses, serta metode pembelajaran. Kementerian pendidikan dan kebudayaan memberlakukan soal yang membutuhkan daya nalar tingkat tinggi, yang disebut dengan istilah “High Order Thinking Skills”, atau HOTS, sejak 2017. Semula HOTS bertujuan  meningkatkan kualitas dari ujian nasional.  Di sisi lain siswa  peserta ujian  mengeluhkan ketidaksesuaian antara pemahaman pembuat soal  dengan konten kurikulum dan silabus pembelajaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

82 − 80 =