Optimisme dalam Kegiatan “Doa dan Buka Ceria” bersama 300 Anak Yatim dan Dhuafa di Ponorogo

Optimisme dalam Kegiatan
Optimisme dalam Kegiatan "Doa dan Buka Ceria" bersama 300 Anak Yatim dan Dhuafa di Ponorogo

Ponorogo, Sabtu (15/4/23) – Semarak keceriaan dan kebahagiaan menyelimuti Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo saat 300 anak yatim dan dhuafa berpartisipasi dalam kegiatan “Doa dan Buka Ceria”. Kegiatan yang dihelat oleh Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Yatim Mandiri Ponorogo ini turut dihadiri jajaran Pimpinan Daerah Ponorogo, yang ikut berbaur bersama anak-anak dalam doa dan buka puasa bersama.

Kang Bupati Sugiri Sancoko, Wakil Bupati Bunda Lisdyarita, Sekretaris Daerah Agus Pramono, Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, serta tamu undangan lainnya hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang tengah menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

Optimisme dalam Kegiatan "Doa dan Buka Ceria" bersama 300 Anak Yatim dan Dhuafa di Ponorogo
Optimisme dalam Kegiatan “Doa dan Buka Ceria” bersama 300 Anak Yatim dan Dhuafa di Ponorogo

Supriyatno, Kepala Cabang Yatim Mandiri Ponorogo, mengungkapkan bahwa kegiatan “Doa dan Buka Ceria” merupakan puncak dari berbagai kegiatan yang digelar selama Ramadan. Acara ini juga dimeriahkan dengan penyerahan simbolis reward khatam Al-Quran bagi Hafidz al-Qur’an, penyaluran bantuan kepada pelaku UMKM, penyaluran THR bagi guru pejuang yatim dan dhuafa, serta uang saku dan parcel lebaran untuk anak-anak binaan Yatim Mandiri.

Supriyatno menambahkan bahwa Yatim Mandiri konsisten menjadi wadah kebaikan bagi masyarakat sejak 2013. Melalui ribuan donatur yang mempercayakan sedekah, infak, dan zakatnya pada Yatim Mandiri, dana tersebut dikelola sepenuhnya untuk kemandirian anak yatim dan dhuafa di Kabupaten Ponorogo.

“Sebanyak 2.300 donatur rutin, insyaallah, terus memberikan dukungan kepada Yatim Mandiri Ponorogo,” ungkapnya dengan penuh optimisme.

Kang Bupati Sugiri mengapresiasi konsistensi Yatim Mandiri dalam mengupayakan kemandirian anak yatim dan dhuafa. Ia pun menyampaikan pesan kepada anak-anak yatim agar tetap semangat menjalankan puasa dan menjaga ibadahnya.

“Pejuang Yatim Mandiri ini luar biasa. Semoga terus berkembang dan bermanfaat. Adek-adek juga semangat ya, semoga puasanya kuat sampai lebaran,” ujarnya penuh harap.

Kegiatan “Doa dan Buka Ceria” ini menjadi bukti kepedulian dan optimisme Yatim Mandiri serta Pemerintah Daerah Ponorogo dalam membantu anak yatim dan dhuafa menjalani kehidupan yang lebih baik. Semoga kegiatan ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di Kabupaten Ponorogo.