Operasi Minyak Goreng Murah Diserbu Warga Kecamatan Genteng

63

Banyuwangi – Operasi pasar minyak goreng murah di pendopo Kecamatan Genteng, mendapat serbuan dari pembeli. Warga rela mengantri berjam-jam untuk mendapatkan minyak goreng seharga 14 ribu rupiah perliter. Meski digelar terbuka untuk masyarakat umum, namun pembelian warga tetap dibatasi, yakni satu KTP maksimal 2 liter pembelian.

Antusias warga terbukti sejak dibuka pukul 15.00 WIB, sudah memadati tempat duduk yang disediakan panitia. Tidak sedikit warga yang rela berdiri, agar bisa mendapatkan jatah antrian. Hal itu karena lebih murah dibanding harga pasaran yang mencapai 18 hingga 20 ribu rupiah per liter nya.

Dalam operasi pasar ini, untuk menjaga ketersediaan dan stabiliasasi harga minyak goreng di pasaran. Kali ini, pihak Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, atau Diskopumdag,  Kabupaten Banyuwangi menyediakan kurang lebih 6000 liter minyak goreng, dengan target sasaran 3000 warga di 4 titik kecamatan. Syaratnya pun tidak sulit, warga cukup membawa fotokopi KTP. Untuk mencegah adanya kecurangan, pihak panitia memberikan stempel sebagai tanda telah mendapatkan jatah dua liter minyak goreng.

Warga meminta agar operasi ini bisa digelar rutin, mengingat harga minyak di pasaran masih cenderung mahal, dibandingkan harga yang dijual dalam operasi pasar. Operasi pasar kali ini cukup membantu meringankan beban ekonomi mereka dan berharap harga minyak dapat segera turun. (aw)