Beranda Berita Oknum ASN Kec. Blimbing Tipu Seorang Warga Bermodus CPNS Hingga Puluhan Juta

Oknum ASN Kec. Blimbing Tipu Seorang Warga Bermodus CPNS Hingga Puluhan Juta

72
0

Status sebagai Pegawai Negeri Sipil ternyata masih menjadi pilihan utama para pencari kerja, memperbaiki nasib dan tingkat perekonomian. Segala cara kerap kali dilakukan, demi lolos tes calon P-N-S.
Kondisi inilah yang kemudian menjadi cara para oknum, mengeruk pundi-pundi rupiah dari para korbannya. Terbukti, seorang pemuda pengangguran, menjadi korban penipuan oknum aparatur sipil negara. Uang puluhan juta rupipah pun hilang, bersamaan dengan mimpi menjadi P-N-S.

Dengan membawa sejumlah berkas bukti perpindahan uang puluhan juta rupiah dan surat perjanjian kontrak kerja, seorang pemuda berinisial K-S, Asal Pakisaji, Kabupaten Malang ini, mendatangi kantor Kecamatan Blimbing – Kota Malang. Didepan Awak Media, K-S mejabarkan kronologis perkenaan dirinya dengan terlapor N-P, oknum A-S-N unit trantib Kecamatan Blimbing, hingga kehilangan uang 75 juta rupiah.

Singkat cerita, awal bulan januari silam, k-s yang berkeinginan kuat menjadi P-N-S bidang Satpol P-P- Kota Malang, berkenalan dengan N-P, melalui perantara temannya – duryat. Dari beberapa kali pertemuan, K-S meminta tolong kepada N-P, membantu dirinya lolos tes penjaringan pegawai negeri sipil dilingkungan pemerintahan Kota Malang.

Berdasar kondisi tersebut, N-P meminta sejumlah dana kepada K-S, total sebesar 150 juta rupiah. Melalui sejumlah negosiasi, besaran uang pelicin lolos c-P-N-S menjadi 75 juta rupiah dan dibayarkan secara bertahap.

Sayangnya, hingga pertengahan tahun 2019 lalu, status K-S tetap pengangguran dan tidak menyandang pegawai negeri sipil. Bahkan dana yang sudah terlanjur ia bayarkan, baru dikembalikan 20 juta rupiah.

Ironisnya, meski sudah gagal menjadi P-N-S dan kehilangan uang 50 juta rupiah, sang oknum petugas trantib tersebut justru mangkir dari tugasnya sebagai A-S-N, dan tidak diketahui keberadaannya.

Saat ini, kasus penipuan berkedok penerimaan C-P-N-S ini, sudah masuk dalam tahap mediasi antara kedua belah pihak, dengan bantuan camat blimbing – muarib. Sayangnya, paska terbongkarnya aksi tipu-tipu medi april 2019 lalu, terlapor N-P kerap absen dari posnya sebagai Petugas Trantib.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 + 2 =