Nganjuk – Pemandu Lagu di Bawah Umur dan Pemuda Gunakan Dobel L diamankan Petugas

Nganjuk – Pemandu Lagu di Bawah Umur dan Pemuda Gunakan Dobel L diamankan Petugas

Sesuai intruksi Bupati Nganjuk, di bulan ramadhan kali ini. Petugas gabungan Satpol PP, TNI dan Polri mendapat instruksi untuk terus melakukan aksi razia yustisi. Razia Yustisi pada tempat hiburan malam di Nganjuk. Dalam operasi kali ini menemukan pemandu lagu di bawah umur. Selain itu tim Rajawali 19 juga menemukan pemuda yang menggunakan okerbaya.

Kasat Pol PP, Kasat Narkoba, Kabag OP Polres Nganjuk memimpin Operasi Yustisi.Razia itu menyasar salah satu cafe karaoke di Desa Plimping, Kecamatan Baron. Dalam operasi kali ini petugas gabungan mendapat laporan warga. Warga melaporkan kalau di bulan suci ramadhan masih ada kafe beroperasi. CF Karaoke secara sembunyi sembunyi masih beroprasi di wilayah hukum Polres Nganjuk.

Kedatangan petugas gabungan membuat pemilik Cafe Quin dan pengunjung kaget. Pasalnya para pengunjung lagi asik karaoke dengan pemandu lagu. Tiba-tiba petugas langsung masuk dan menghentikan aksi mereka. Bahkan sempat ada pasangan yang melihat banyak petugas itu akan meninggalkan tempat. Namun dengan sigap petugas langsung menghentikan langkah gadis belia itu.

Saat di Introgasi petugas ia mengaku baru lulus  SMP, tidak melanjutkan sekolah. Pada tempat lain pemuda asal Kediri tertangkap tangan membawa obat terlarang berupa Pil Dobel L.Samsul Huda, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Nganjuk mengatakan, akan terus gencarkan Operasi Yustisi. Untuk menjaga kondusifitas wilayah di bulan ramadhan.

Dalam razia kali ini petugas berhasil mengamankan puluhan pemandu lagu. Petugas mengetahui bahwa yang melayani tamu salah satu nya adalah anak di bawah umur. Petugas melimpahkan kasus ini ke Unit PPA Polres. Sedangkan untuk pemuda yang kedapatan mempunyai Pil Dobel L, Tim Reskoba langsung mengamankan guna pemerikasaan lebih lanjut. (Sh)