NGANJUK – Normalisasi Sungai Seorang Warga Temukan Struktur Bata Kuno Era Kerajaan Pra Majapahit

1027

NGANJUK – Normalisasi Sungai Seorang Warga Temukan Struktur Bata Kuno Era Kerajaan Pra Majapahit

Normalisasi aliran sungai, seorang warga di Kabupaten Nganjuk temukan struktur batu bata kuno. Diduga struktur bangunan kuno tersebut merupakan konstruksi benteng di era kerajaan pra Majapahit, sebab di lokasi penemuan bangunan tersebut berada di tepian sungai. Karena belum diketahui secara pasti, Disparporabud Kabupaten Nganjuk akan berkoordinasi dengan BPCB Jawa Timur untuk melakukan ekskavasi.

Struktur bangunan batu bata kuno, ditemukan di pinggiran sungai di Desa Kelurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk. Penemuan struktur bangunan kuno tersebut ditemukan oleh warga setempat secara tidak sengaja, saat mengawasi proses normalisasi sungai. Diduga struktur bangunan kuno tersebut merupakan konstruksi benteng di era kerajaan pra Majapahit, sebab sesuai dengan ciri ciri benteng jaman kerajaan yang berada di tepian sungai.

Karena lokasi penemuan yang berada di tepi sungai,  Dinas Pariwisata Kepemudaan Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk, langsung menindaklanjuti laporan penemuan struktur kuno tersebut.  Berdasarkan pendataan petugas,  diketahui panjang batu bata mencapai 32 centimeter, lebar 21-22 centimeter, dengan ketebalan sekitar delapan centimeter.

Ngimadudin, pemilik lahan penemuan struktur batu bata kuno menjelaskan, sebelum dilakukan normalisasi sungai, dulunya di lokasi tersebut memang telah banyak ditemukan batu bata berukuran besar. Karena dianggap angker , warga sekitar pun membiarkannya begitu saja. Ia mengaku, struktur bangunan batu bata tersebut sudah ada sejak dirinya masih kecil.

Sementara itu, Amin Fuadi,  Kasi Sejarah Museum dan Kepurbakalaan Disparporabud Nganjuk menjelaskan,  karena bersamaan dengan proses normalisasi sungai dengan menggunakan alat berat, petugas berhasil menggali struktur batu bata kuno ini hingga kedalaman 181 centimeter.

Dari hasil penelitian sementara,  struktur batu bata kuno ini diduga sezaman dengan situs sumbergayu yang lokasinya tak jauh dari temuan struktur.  Diperkiraan struktur kuno ini,  dibangun sebelum era kerajaan Majapahit.

Karena belum dapat dipastikan secara otentik, Disparporabud Kabupaten Nganjuk akan berkoordinasi dengan Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur.