NGANJUK  – Kencangnya Angin Berkah Penjual Layang-Layang Karakter

NGANJUK  – Kencangnya Angin Berkah Penjual Layang-Layang Karakter

Maraknya permainan layang-layang dan kencangnya angin di Nganjuk, menjadi berkah bagi penjual layang-layang karakter berbahan parasut, modelnyapun menarik mulai hantu, hewan, hingga tokoh kartun anak. Sehingga banyak diminatai. Selain itu layang-layang tersebut awet dan dapat dilipat sehingga memudahkan untuk disimpan.

Maraknya permainan layang-layang dan kencangnya angin di Nganjuk, dibaca Kusnan sebagai peluang usaha berdagang layang-layang karakter berbahan kain parasut. Setiap hari ia menjajakan daganganya mulai pukul 09.00 hingga pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat, di pinggir jalan Nganjuk-Kediri, tepatnya masuk Desa Candirejo Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk.

Layang-layang yang dijual kusnan beragam mulai ukuran paling kecil yakni ukuran 40 kali 50 centimeter hingga ukuran besar 80 kali 120 centimeter. Dengan motif hantu, hewan, dan tokoh kartun anak-anak. Sedangkan untuk harga, kusnan menjualnya mulai dari 30 ribu hingga 150 ribu rupiah tergantung dari ukuran layang-layang. Untuk harga benang nya dijual 8 ribu rupiah.

Layang-layang berbahan parasut ini banyak diminati, selain awet juga dapat dilipat sehingga membudahkan untuk disimpan. Sedangkan model layang-layang yang paling banyak diminati adalah model hantu kuntilananak.

Kusnan memesan layang-layang dari Kabupaten Tulungagung dan Pekalongan dengan cara preorder minimal 3 hari sebelumnya, dengan sekali pesan layang-layang ukuran kecil minimal 1 lusin dan ukuran besar minimal 3 buah.

Dalam sehari pembeli yang mendatangi tempat berjualan kusnan mencapai 15 hingga 20 orang, sehingga memperoleh keuntungan bersih sekitar 150 hingga 200 ribu.

Kusnan mengaku berjualan layang-layang ditempat tersebut sejak awal juli 2020 lalu hingga akhir agustus sekarang, hal itu setelah adanya penutupan Alun-alun dan sejumlah sekolah. Sehingga Kusnan tidak mendapatkan keuntungan dari profesi sebelumnya yakni pedagang keliling mainan anak.

Sementara itu Kusnan berharap agar pendemi COVID 19 ini agar segera berakhir, sehingga jumlah pembeli akan semakin meningkat.