Connect with us

Jawa Timur

Jawaban Bupati Nganjuk Atas Raperda Perubahan APBD Tahun 2021

Diterbitkan

pada

Nganjuk – DPRD Kabupaten Nganjuk kembali menggelar rapat paripurna tentang raperda perubahan APBD Kabupaten Nganjuk tahun 2021. Agenda rapat paripurna kali ini, membahas tentang jawaban bupati Nganjuk terhadap pandangan fraksi-fraksi yang disampaikan pada rapat paripurna sebelumnya. Dalam penyampaian jawaban bupati tersebut, pemerintah Kabupaten Nganjuk, optimis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.

Dewan perwakilan rakyat daerah Kabupaten Nganjuk,menggelar rapat paripurna tentang raperda perubahan anggaran pendapatan dan belanja (p-APBD) tahun 2021. Rapat paripurna kali ini, membahas jawaban bupati Nganjuk terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD yang telah disampaikan pada rapat paripurna sebelumnya.

Puluhan anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, mengikuti rapat paripurna ini secara offline atau luar jaringan (luring), dengan datang langsung ke ruang paripurna. Mereka mendengarkan langsung, pembacaan jawaban bupati Nganjuk yang tersampaikan oleh sekretaris daerah Kabupaten Nganjuk, Muhammad Yasin.

Dalam rapat paripurna tersebut, sekretaris daerah, membacakan poin-poin jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Nganjuk yang sudah tersampaikan dalam rapat paripurna sebelumnya. Di antara, adalah upaya peningkatan pendapatan asli daerah (pad)Kabupaten Nganjuk.

Sekda Kabupaten Nganjuk, Muhammad Yasin menjelaskan,pada tahun 2021 jumlah PAD Kabupaten Nganjuk sebenarnya sudah ada peningkatan capaian.akan tetapi, karena situasi Covid-19 ada beberapa target yang tidak tercapai. Pihaknya berharap, kedepan peningkatan PAD tercapai, serta kesejahteraan masyarakat juga menjadi lebih baik.

Sementara itu, Raditya Haria Yuangga, wakil ketua DPRD Nganjuk, mengatakan, pihaknya akan melakukan pembahasan kembali setelah rapat paripurna tersebut. Yaitu, pembahasan atas jawaban bupati Nganjuk, yang sudah tersampaikan oleh sekretaris daerah saat rapat paripurna.

Ia juga menyatakan, bahwa DPRD Nganjuk menyoroti persoalan PAD supaya sesuai target yang ingin tercapai oleh Pemkab Nganjuk. Selain itu, ia memastikan bahwa pihaknya akan melakukan pengawalan supaya pemkab Nganjuk memperbaiki kinerja. (sh)

Continue Reading
Advertisement

Jawa Timur

Bencana Angin Kencang Melanda Wilayah Jember, Pohon Tumbang Timpa Mobil

Diterbitkan

pada

Pohon tumbang menimpa sebuah mobil yang diparkir di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Jember, Rabu (27/10/2021). (ANTARA/Zumrotun Solichah)

Jember – Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo mengatakan bencana angin kencang yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang terjadi di 10 lokasi yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu siang hingga sore hari.

“Sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi akibat angin kencang dan salah satunya di Jalan Ahmad Yani Jember yang menimpa sebuah mobil yang diparkir di tepi jalan,” katanya di Jember.

Berdasarkan data, lokasi pertama pohon tumbang akibat angin kencang terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari yang menutup sebagian akses jalan raya setempat, kemudian lokasi kedua di Jalan Ahmad Yani terdapat sebuah pohon trembesi berdiameter 80 cm tumbang menimpa mobil hingga mengalami rusak sedang.

Lokasi ketiga di Jalan Sumatera yang berada di Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, selanjutnya lokasi keempat di depan ruang terbuka hijau di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates.

Pohon tumbang juga terjadi di depan SMA Negeri 5 Jember yang berada di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang. Lokasi keenam di Jalan Mohammad Yamin di depan Perumahan Taman Anggrek yang berada di Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates.

Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari; Desa Pontang di Kecamatan Ambulu, Desa Garahan di Kecamatan Silo, dan lokasi terakhir di Kelurahan/Kecamatan Patrang.

“Petugas gabungan mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil di Jalan Ahmad Yani dan beberapa lokasi lainnya, sehingga akses jalan kembali normal,” katanya.

Heru mengatakan tidak ada korban jiwa dalam bencana angin kencang yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Jember tersebut, namun pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati.

Ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai angin kencang pada perubahan musim kemarau ke musim hujan, sehingga menghindari pepohonan yang cukup tinggi dan tempat-tempat yang mudah ambruk akibat angin kencang.

Sementara Kasat Samapta Polres Jember AKP Eko Basuki Teguh A mengatakan pihaknya membantu BPBD Jember untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil dan mengatur lalu lintas.

“Kondisi jalan berangsur normal setelah upaya petugas membersihkan pohon yang tumbang sekitar 30 menit karena kami langsung menuju lokasi bencana setelah mendapat laporan dari warga,” katanya.(antara/*)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: