fbpx
Connect with us

Berita

Nganjuk – Balita Keluarga tidak Mampu  Butuh Bantuan Untuk Pengobatan Indera Penglihatannya

Diterbitkan

pada

Nganjuk – Balita Keluarga tidak Mampu  Butuh Bantuan Untuk Pengobatan Indera Penglihatannya

Seorang bayi di Kabupaten Nganjuk  Jawa Timur menjadi perhatian publik di media sosial belakangan ini. Pasalnya , bayi berjenis kelamin perempuan tersebut terlahir dengan kelainan pada kedua indera penglihatannya. Dalam waktu dekat , rencananya Arsyifa Balqis Nabiha akan dibawa ke Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya oleh orang tuanya, Berbekal Surat Keterangan Tidak mampu dari Desa tempat tinggalnya.

Bayi perempuan tersebut bernama Arsyifa Balqis Nabiha, putri dari pasangan suami istri Mulyadi (31) tahun Dan Kurniati (26) tahun Warga Dusun Padasan RT 03 RW 07, Desa Baron, Kecamatan Baron, Nganjuk, kini usia tersebut usianya masih 1.5 bulan.

Selama ini, tidak ada kendala berarti dalam tumbuh kembang bayi Arsyifa, Bahkan berat badannya pun mengalami kenaikan 2 kilogram dari berat sejak dilahirkan, Namun, kelainan pada kedua indera penglihatan bayi perempuan tersebut, membuat kedua orang tuanya harus berfikir keras dan berusaha demi kesembuhan sang putri kesayangan.

Berbagai upaya pengobatan telah dilakukan oleh Mulyadi untuk anaknya tersebut , Mulai dari periksa ke klinik ,Dokter ,hingga pengobatan tradisional ditempuhnya ,Namun , hingga kini belum Juga menunjukkan hasil yang diharapkan .

Keluarga sempat pasrah ,ditambah pria yang sebelumnya berprofesi sebagai tukang tambal ban di luar pulau tersebut kini dalam kondisi tidak bekerja atau menganggur

Dalam waktu dekat, rencananya Arsyifa Balqis Nabiha akan dibawa ke Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya oleh orang tuanya, Berbekal Surat Keterangan Tidak mampu dari Desa tempat tinggalnya, Mulyadi bertekad demi kesembuhan sang buah hati ,Mulyadi terpaksa harus menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu karena saat ini dirinya bersama keluarga belum memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Sementara itu ,Slamet Indrianto Kepala Desa Baron menjelaskan,sebelumnya Mulyadi dan keluarga bertempat tinggal di luar Jawa tepatnya di Palu Sulawesi ,Namun ,saat ini status keluarga Mulyadi telah syah sebagai warga Baron ,setelah Kartu Keluarga diterbitkan sekitar satu minggu yang lalu.

Mengetahui kondisi keluarga Mulyadi dan putri keduanya yang memiliki kelainan pada indera penglihatan tersebut, pihak Desa pun langsung bergerak dengan melakukan penggalangan donasi yang melibatkan struktur Desa bersama karang taruna dan PKK setempat ,dengan harapan ada donatur ataupun dermawan yang sudi membantu kesembuhan Arsyifa.

download madu tv di playstore

Continue Reading
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Radio MDSFM

Madu TV Channel

URL yang sah tidak diberikan.

Linked Media

%d blogger menyukai ini: