Nekat Seberangi Sungai Meluap, Suami Selamat, Istri Belum Ditemukan

73

Nganjuk – Pasangan suami-istri di Kabupaten Nganjuk terseret dan tenggelam setelah nekat menyeberangi sungai saat meluap karena hujan.

Akibat derasnya arus sungai tersebut mengakibatkan suami selamat namun istri belum ditemukan sehingga tim gabungan melakukan susur sungai.

Pasangan suami istri, Slamet 55 tahun dan Jamikem 57 tahun merupakan warga Desa Wengkal, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Keduanya terseret saat nekat menyeberang sungai di desa setempat usai memupuk jagung di ladang hutan setempat.

Slamet yang merupakan suami dari Jamikem berhasil diselamatkan oleh Sunardi yang tak lain adalah tetangga korban.

Berdasarkan keterangan Sunardi saat kejadian Slamet dan Jamikem berada di belakangnya. Namun setelah Sunardi berhasil menyeberangi sungai dan menoleh kebelakang, ia tidak melihat Slamet dan Jamikem. Sehingga Sunardi kembali dan berlari untuk mencarinya.

Setelah menemukan Selamet dalam bahaya, Sunardi menjeburkan diri ke sungai untuk menolongnya. Sedangkan keberadaan Jamikem tidak diketahui.

Menurut komandan tim Basarnas, Dyan Susteyo Wibowo mengatakan, upaya menemukan korban Jamikem pihaknya menurunkan sekitar 80 personel tim gabungan TNI-Polri, Tagana, BPBD, dan relawan lainnya yang dibagi menjadi dua tim untuk melakukan susur sungai secara manual tanpa menggunakan perahu karet sebab kondisi sungai yang dangkal. Sedangkan kendala lainnya yang dihadapi adalah  musim penghujan danbanyaknya sampah bambu dan ranting.

Tim telah berusaha mencari korban hingga radius sekitar 2 kilometer dari tempat kejadian musibah (TKM) namun belum ada tanda-tanda korban ditemukan.

Oleh karena itu, karena masih menghadapi musim penghujan himbauan kepada warga untuk tetap waspada saat beraktifitas di ladang dan gunung saat mendung selalu diingatkan. (sh)