Napi Teroris Lapas Lampung Bebas, Tapi Enggan Ikrar Setia NKRI, Ken Setiawan: Perlu Diwaspadai

72
Hasil tangkapan foto dari kontraradikal

Lampung – Narapidana tindak pidana terorisme, Hendrik Santoso (30) alias Helly Sanjaya alias Yahiko Bin Asghori akhirnya menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Metro Lampung

Ia dibebaskan setelah menjalani hukuman selama 3 tahun 6 bulan dengan menjalaninya di Lapas Kelas II A Sindur Bogor. Ia dikurung selama 2 tahun 2 bulan dan 1 tahun 4 bulan di Lapas Metro Lampung.

Hendrik keluar dari Lapas Metro dikawal Densus 88, BNPT Provinsi Lampung, dan sejumlah aparat kepolisian Kota setempat.

Kepala Lapas kelas IIA Metro, Muhammad Mulyana, mengatakan, Hendrik berperilaku cukup baik. Tetapi belum bersedia berikrar sumpah setia kepada NKRI.

Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan, bahwa hal seperti itu perlu diwaspadai extra. Sebelumnya juga ada Napi terorisme di Metro Lampung, Sugiatno bebas setelah menjalani hukuman 6 tahun tapi juga menolak setia NKRI.

Orang yang bebas dari Lapas tapi masih menolak setia terhadap NKRI tersebut berpotensi akan melakukan aksi terorisme kembali, sebab ada beberapa napi teroris yang bebas menjalahi hukuman tapi dia tertangkap lagi karena kembali melakukan tindak pindana terorisme.(Ken Setiawan)