Beranda Berita Musim Kemarau Harga Sayuran Rata-Rata Naik 5 Ribu Rupiah Perkilogram

Musim Kemarau Harga Sayuran Rata-Rata Naik 5 Ribu Rupiah Perkilogram

114
0

Musim Kemarau Harga Sayuran Rata-Rata Naik 5 Ribu Rupiah Perkilogram

Meski belum memasuki puncak kemarau, namun harga sejumlah komoditas seperti sayuran mulai naik hingga lima ribu rupiah perkilogramnya. Kenaikan dikarenakan stok yang kurang, setelah tidak ada hujan, sehingga petani belum bisa menanam.

Memasuki musim kemarau, harga sejumlah sayuran di pasar legi Kota Blitar mengalami kenaikan rata-rata lima ribu rupiah perkilogramnya. Sebgitu juga di pasar legi kota blitar, harga sayur mayur mengalami kenaikan, sejak pasca lebaran satu bulan yang lalu.

Bawang putih misalknya, jika harga sebelumnya 22 ribu kini menjadi 28 ribu rupiah perkilogramnya, sementara bawang merah naik dari 20 ribu menjadi 24 ribu. Kentang jika sebelumnya 10 ribu, kini menjadi 13 ribu rupiah perkilohramnya, terong dari tiga ribu menjadi enam ribu rupiah perkilogramnya.

Tomat bila sebelumnya lima ribu kini menjadi 8 ribu rupiah, timun jika sebelumnya tiga ribu kini menjadi enam ribu rupiah perkilogramnya. Kenaikan juga terjadi pada kubis, jika sebelumnya 4 ribu kini menjadi 6 ribu rupiah perkilogramnya, sementara wortel dari 8 ribu menjadi 10 ribu rupiah perkilogramnya.

Pedagang meenilai kenaikan harga ini karena pasokan yang berkurang, karena musim kemarau. Harga yang tinggi membuat daya beli masyarakat menipis, sehingga pembeli juga sepi.

Sementara harga sayuran yang lain yang mengalami kenaikan, yakni brokoli dari 15 ribu rupiah menjadi 18 ribu rupiah perkilogramnya. Harga kacang panjang juga mengalami kenaikan dari 4 ribu menjadi 8 ribu rupiah perkilogramnya, serta buncis juga mengalami kenaikan empat ribu dari enam ribu menjadi 20 ribu rupiah perkilogramnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

87 − 82 =