fbpx
Iklan
Connect with us

Pariwisata

Menikmati Sensasi Kopi Lokal Di Dinginnya Pegunungan

Diterbitkan

pada

Menikmati kopi lokal di alam terbuka yang dingin, bisa menjadi pengalaman wisata yang luar biasa. Apalagi ragam kopi lokal yang ditawarkan cukup beragam, dan para peracik kopi atau para barista, juga terampil membimbimng pengunjung untuk meracik, hingga menjadi sebuah sajian yang sedap bersensasi. Ikuti liputan rekan kami, dari Batang, Jawa Tengah. Sensasi kopi lokal, hasil panen dari kebun-kebun rakyat, menjadi daya tarik para pengunjung untuk menghabiskan waktu, di tengah udara dingin, di Desa Tambakboyo, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Sekalipun berada di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut, dan berjarak 1 jam dari pusat Kota Batang, namun pendiri cafe atau kedai kopi wintohs ini, optimistis bahwa penikmat kopi pasti akan datang berulang kali. Bagaimana tidak?? Para barista sudah terlatih untuk menyajikan kopi, yang berasal dari sejumlah kecamatan di sekitar batang, seperti kopi asal silurah, kopi asal tombo, pacet, lobang dan juga kopi asal desa mojotengah. Pengunjung bebas memilih seduhan kopi lokal yang diinginkan. Anton Piul – Barista, “Kopi si biasanya orang-orang mencari kopi lokal wilayah pacet, mojotengah, silurah. Bukanya jam satu sampai… Sudah sekitar satu setengah tahun.” Harga secangkir kopi di tempat ini, dibandrol antara 15 ribu hingga 25 ribu rupiah. Pengunjungpun bebas memainkan gitar, bersenendung, sambil menikmati sensasi kopi lokal pilihan. Yusuf F Tony – Jurnalis Antara, “Nikmatnya vietnam drip yang di pkmati adu susu,ini salah satu menu andalan di wintosh. Menikmati kopi ini yang di padu suasana segar.” Menikmati sensasi kopi lokal di alam terbuka seperti ini, adalah terobosan untuk menikmati kopi dari ketinggian pegunungan, yang memiliki udara sejuk alami, serta jauh dari kebisingan kota.
Iklan

download madu tv di playstore

Temukan Kami di Facebook

Radio MDSFM

Madu TV Channel

Linked Media

%d blogger menyukai ini: