Menhan Prabowo, Kembali Meresmikan 15 Titik Sumber Air Bersih, di Provinsi Jawa Barat dan Banten

26
MENHAN RI Resmikan 15 Titik Sumber Air Bersih, di Provinsi Jawa Barat dan Banten

LEBAK – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali meresmikan 15 titik proyek air bersih yang merupakan bantuan dari Tim Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Tim Universitas Pertahanan RI. Peresmian ini dilakukan di Provinsi Jawa Barat dan Banten, dengan pusat pelaksanaan berada di Desa Pamubulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Proyek penggeboran sumur dan pipanisasi ini tersebar di enam kabupaten, yaitu Bogor, Kuningan, dan Sukabumi (Provinsi Jawa Barat), serta Lebak, Pandeglang, dan Tangerang (Provinsi Banten).

Titik-titik sumur bor yang diresmikan ini merupakan hasil dari riset para ahli di Universitas Pertahanan RI dan merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Bantuan sumur bor ini ditujukan untuk wilayah yang sering mengalami kekeringan saat musim kemarau panjang, seperti di wilayah Provinsi Banten dan Jawa Barat.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo telah meresmikan bantuan proyek sumur bor di sejumlah daerah yang juga sering mengalami masalah kekeringan, seperti di Pulau Moa, Sumbawa, NTB, dan Kabupaten Gunungkidul. Saat ini, sudah ada 88 titik air yang berhasil dihasilkan, sementara 44 titik masih dalam proses pengerjaan.

Satuan Tugas (Satgas) Air Universitas Pertahanan RI yang dibentuk dan mendapat tugas dari Menteri Pertahanan Prabowo akan segera menyelesaikan 132 titik proyek air bersih bagi masyarakat yang mengalami kesulitan air, tersebar di sejumlah daerah di Indonesia.

Satgas Air Universitas Pertahanan RI akan terus memetakan daerah-daerah yang mengalami kesulitan air dan memberikan bantuan berupa sumur bor beserta pipanisasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyatakan, “Sampai saat ini, penggeboran berhasil 100 persen. Tidak ada titik penggeboran yang gagal mengeluarkan air. Ini artinya Satgas Air Universitas Pertahanan RI memang memiliki pakar dan peralatan yang sangat mumpuni dan telah teruji kemampuannya.”

Acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh Rektor Universitas Pertahanan RI Letjen TNI Jonni Mahroza, Ph.D., Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Erwin Jatmiko, dan sejumlah pejabat pemerintah daerah setempat.