Connect with us

DKI Jakarta

Menag Yaqut: Semua Penghina Simbol Agama Harus Diproses Hukum

Diterbitkan

pada

Menag Yaqut Cholil Qoumas. Dok: Kemenag.

Jakarta  – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mendorong kepolisian untuk memproses hukum semua pihak yang terduga menyampaikan ujaran kebencian dan melakukan penghinaan terhadap simbol agama.  “Semua warga sama di mata hukum, sehingga harus mendapatkan perlakuan yang adil. Termasuk terkait dugaan ujaran kebencian dan penghinaan simbol agama,” tegas Menag di Jakarta, Kamis (26/8/2021).

Menag mendukung penuh sikap tegas Polri dalam menegakkan keadilan. “Jadi, siapapun pelakunya dan dari agama manapun, semua penghina simbol agama harus masuk iproses hukum. Kalau dia diduga menyampaikan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap simbol agama, harus diproses hukum,” jelasnya.

Menag mengajak umat beragama untuk menyerahkan proses hukum kasus ujaran kebencian dan penghinaan simbol agama kepada penegak hukum. Menag berharap tokoh agama juga terus memberikan pencerahan dan edukasi tentang pentingnya menghargai perbedaan.

“Tugas tokoh agama untuk terus meningkatkan pemahaman keagamaan publik terhadap keyakinan dan ajaran agamanya masing-masing, tanpa harus saling menghinakan keyakinan dan ajaran agama lainnya,” pesannya.

“Di tengah upaya untuk terus memajukan bangsa dan menangani pandemi Covid-19, mari bersama-sama merajut kebersamaan dan merawat persaudaraan. Sebab, mereka yang bukan saudara seiman adalah saudara dalam kemanusiaan,” tuturnya. (Humas Kemenag)

Continue Reading
Advertisement

DKI Jakarta

Polisi Periksa Penyebab Terjadinya Kebakaran di Permukiman Tambora

“tengah menelusuri penyebab kebakaran seraya menunggu Pusbalfor Mabes Polri datang ke lokasi”

Diterbitkan

pada

Kebakaran yang terjadi di permukiman padat di Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (15/10/2021). ANTARA/HO-Dinas PKP DKI Jakarta/am.

Jakarta – Polisi tengah menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran yang melanda pemukiman di kawasan Krendang Raya, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

“Kita bersama damkar sedang memeriksa penyebab dari kebakaran tersebut,” kata Kapolsek Tambora Kompol Faruk Rozi saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Pihaknya tengah menelusuri penyebab kebakaran seraya menunggu Pusbalfor Mabes Polri datang ke lokasi.

Saat ini, pihaknya juga tengah fokus melakukan pendataan warga yang akan diungsikan ke Masjid terdekat. Polisi juga belum bisa memastikan berapa jumlah warga yang diungsikan sementara.

“Kita lakukan pendataan. Karena memang ada beberapa warga yang mungkin mau diungsikan atau tinggal bersama keluarganya,” kata dia.

Namun yang pasti, sampai saat ini pihaknya belum menemukan adanya laporan korban luka ataupun meninggal dunia.

Untuk diketahui, sebanyak 73 rumah di permukiman Krendang, Tambora, Jakarta Barat dilalap si jago merah sore tadi.

Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) menerima laporan sekitar pukul 15.03 WIB. Petugas pun datang ke lokasi beberapa menit kemudian.

Pihaknya pun melakukan pemadaman sebanyak satu setengah jam terhitung sejak 15.04 hingga 16.25.

Sebanyak 27 unit mobil pemadam kebakaran dan 130 personil dikerahkan untuk mengendalikan si jago merah.

Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran dan Polsek Tambora masih berada di lokasi untuk memantau situasi.(antara/*)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: