Memasuki Panen Raya, Harga Cabai di Blitar Stabil

638

Blitar – Musim transisi antara penghujan ke kemarau, harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Blitar terpantau stabil. Jika dibandingkan dengan bulan Juni lalu harga cabai di tingkat pasar mulai merangkak naik, dari Rp 14 sampai Rp 20 ribu per/KG.

Kasi Pengawasan dan Pengendalian Distribusi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar, Sulastri mengatakan harga cabai di pasaran tergolong cukup stabil paska lebaran kemarin, karena tidak ada kenaikan yang signifikan.

“Sejak lebaran lalu harga cabai rawit dan cabai keriting di wilayah setempat harganya stabil, lantaran pasokan dari sektor pertanian banyak. Jadi harganya stabil”. Ujar Sulastri kepada awak media

Menurutnya, kondisi ini dipengaruhi oleh para petani yang memasuki panen raya cabai di sejumlah wilayah. Sehingga sementara waktu pasokan melimpah dan minat konsumen tetap. Namun, diprediksi harga tersebut masih bisa berubah kapan saja tergantung dengan stok yang masih tersisa.

“Berdasarkan hasil koordinasi, saat ini yaitu bulan Juli para petani sedang memasuki musim panen raya cabai. Akibatnya harga di sejumlah pasar tradisional tidak terjadi perubahan harga yang signifikan”. Imbuhnya

Hingga kini, menurut Sulastri, beberapa kebutuhan pokok rumah tangga warga seperti harga beras, daging, sayur – mayur, gula dan minyak juga tergolong stabil. Sesuai laporan masuk di Disperindag, justru ada dua komoditas yang harganya menurun, yakni bawang putih Rp 30 ribu dan bawang merah Rp 13 ribu per/KG.

Sulastri menambahkan dilain sisi pihaknya juga berpesan kepada masyarakat ketika berbelanja di pasar tradisional supaya tetap memperhatikan anjuran protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan bersih, membiasakan diri pakai masker dan jaga jarak fisik.(sk)