Madiun City International Meeting Sukses Digelar, Wali Kota Apresiasi Ide dan Masukan Para Tokoh

106

MADIUN – Sukses digelarnya Madiun City International Meeting (MCIM) pada Sabtu (29/4) sore, meskipun sempat diwarnai hujan deras yang turun. Acara yang berlangsung di halaman depan Balai Kota Madiun ini berlangsung meriah dan menarik perhatian. Sejumlah pejabat penting turut hadir dalam pertemuan ini, bukan hanya untuk bersilaturahmi, namun juga memberikan ide-ide menarik demi kemajuan Kota Madiun.

Madiun City International Meeting Sukses Digelar, Wali Kota Apresiasi Ide dan Masukan Para Tokoh
Madiun City International Meeting Sukses Digelar, Wali Kota Apresiasi Ide dan Masukan Para Tokoh

“Kota ini harus bisa ikut berubah. Namun, perubahan memerlukan ide dan pemikiran. Oleh karena itu, melalui meeting internasional ini, kita mencoba menjaring ide dan pemikiran baru untuk kemajuan kota kita,” ungkap Wali Kota.

Dalam pertemuan ini, beberapa masukan disampaikan oleh pejabat penting, antara lain Menko PMK RI Muhadjir Effendy, anggota Wantimpres sekaligus Mantan Gubernur Jawa Timur periode 2009-2019 Soekarwo, Mantan Menko Polhukam sekaligus Mantan Panglima TNI Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, Panglima TNI yang diwakili oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso, dan Penasehat Ahli Kapolri Bidang Politik Hermawan Sulistyo.

Turut hadir pula tokoh penting seperti Plh. Sekjen Kemensos RI Robben Rico dan Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDTT RI Sugito. Acara talkshow semakin meriah dengan kehadiran moderator Suko Widodo, Pakar Komunikasi Unair.

Wali Kota Madiun menyampaikan bahwa berbagai masukan dari para pakar tersebut tentu akan sangat bermanfaat untuk Kota Madiun. Salah satu ide yang diusulkan adalah menjadikan Kota Madiun bukan hanya sebagai smart city, tetapi juga kota smart train. Hal ini dinilai sangat memungkinkan mengingat Kota Madiun memiliki industri perkeretaapian serta sekolah kereta api satu-satunya di Indonesia. Hal ini dapat menjadi daya tarik tersendiri dengan mendatangkan berbagai lokomotif dari berbagai negara.