Madiun – Asrama haji Kota Madiun telah resmi menjadi rumah sakit lapangan Covid-19. Rumah sakit lapangan asrama haji tersebut diperkirakan dapat menampung hingga 182 orang pasien. Sementara itu apartemen rumah susun milik pemerintah di Kota Madiun juga dimanfaatkan untuk tempat isolasi. Namun demikian, apartemen rumah susun hanya bagi tenaga medis dan aparatur sipil negara yang terpapar Covid- 19.
Untuk merawat warga yang terpapar Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang, pemerintah Kota madiun telah mengoperasikan rumah sakit lapangan di Asrama Haji Ringroad Barat Kota Madiun.
Rumah sakit lapangan ini menyiagakan mobil makanan siap saji, ambulans, serta petugas medis. Saat ini, pemerintah Kota Madiun telah mempersiapkan ratusan kamar tidur, guna menampung pasien yang terpapar Covid-19.
Selain itu, apartemen rumah susun milik pemerintah Kota madiun yang baru saja selesai terbangun di Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo juga terpaksa petugas fungsikan untuk isolasi sementara waktu untuk. Tempat isolasi ini bagi tenaga kesehatan dan aparatur sipil negara yang terpapar Covid -19.
Tempat yang mirip dengan apartemen ini terpilih karena telah memiliki fasilitas yang memadai. Seperti sofa, tempat tidur, tempat memasak, serta kamar mandi. Fasilitas tersebut petugas harap berguna dalam mempercepat proses pemulihan bagi ASN, utamanya tenaga kesehatan. Apartemen rusunawa dengan jumlah 44 kamar ini dapat menampung hingga 100 orang pasien Covid 19.
Upaya ini pemerintah Kota Madiun pilih untuk meminimalisir antrean pasien Covid-19 di rumah sakit umum di Kota Madiun. Menyusul angka penyebaran Covid -19 di KotaMadiun yang saat ini tengah mengalami peningkatan. (sh)







