Connect with us

Lari

Lomba Lari Sangi Run Peringati Sangiran sebagai Warisan Dunia

Diterbitkan

pada

Lomba lari Sangi Run: 25K Night Trail 2021 (Antara/@sangirun.official)

Jakarta – Lomba lari Sangi Run: 25K Night Trail 2021 akan digelar pada 20-21 November mendatang sebagai ajang olahraga yang dipadukan dengan budaya dan teknologi dalam rangka peringatan 25 tahun ditetapkannya Situs Cagar Budaya Sangiran sebagai warisan dunia oleh UNESCO.

Menurut siaran pers penyelenggara, Selasa, Sangi Run Night Trail 2021 akan berlangsung pada tanggal 20-21 November 2021 dengan melibatkan 25 pelari dari komunitas elit trail dan 75 peserta umum, termasuk influencer dan selebriti, yang akan berlari melintasi lingkungan alami di dekat situs Sangiran di Sragen, Jawa Tengah, sepanjang 25 kilometer dengan instalasi cahaya di beberapa titik.

Selain berlari di malam hari, Sangi Run Night Trail 2021 juga menyuguhkan forest video mapping yang dihiasi obor dan cheers zone berupa penampilan kesenian dari desa-desa di sekitar Situs Sangiran.

Tidak hanya bertujuan untuk memperingati 25 tahun Situs Sangiran sebagai Warisan Dunia, kegiatan ini juga bermaksud untuk mengenalkan kembali situs Sangiran kepada masyarakat luas dan mendorong pengembangan tujuan wisata situs purbakala Sangiran yang diharapkan akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat sekitar.(antara/*)

Continue Reading
Advertisement

Lari

Taati Prokes, Start “Sleman Tempel Run” Dilaksanakan Bergelombang

“Peserta “Sleman Temple Run” yang mencapai 500 orang tersebut dilepas dengan masing-masing 10 sampai 20 peserta setiap gelombang.”

Diterbitkan

pada

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo melepas start peserta Sleman Temple Run 2021 di kawasan Candi Banyunibo, Prambanan yang dilakukan secara bergelombang guna menjaga jarak dan memenuhi protokol kesehatan COVID-19. Foto ANTARA/HO-Pemkab Sleman

Sleman – Start “Sleman Temple Run (STR) 2021 yang digelar di Komplek Candi Banyunibo, Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta,  Minggu, 28 November, dilakukan secara bergelombang untuk menjaga jarak dan menaati protokol kesehatan COVID-19.

Peserta “Sleman Temple Run” yang mencapai 500 orang tersebut dilepas dengan masing-masing 10 sampai 20 peserta setiap gelombang.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa berkesempatan mengibaskan bendera start secara bergantian untuk masing-masing gelombang.

Event yang sudah dilaksanakan sejak 2015 di Tebing Breksi, Prambanan ini terbagi dalam tiga kategori yaitu kategori 25 Km dengan peserta 100 orang, 13 Km dengan peserta 210 orang dan kategori 7 Km dengan peserta 190 orang.

Dalam kesempatan ini juga hadir Sekretaris BNPB RI ikut memantau pelaksanaannya.

Ia berharapan apabila penyelenggaraan di Sleman sukses dapat dicontoh oleh daerah lain untuk menyelenggarakan event yang sama.

Sementara itu Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Kepala Dinas Pariwisata DIY, mantan Bupati Sleman Sri Purnomo, Dandim Sleman, Kapolres Sleman, Raudi Akmal Anggota DPRD Sleman serta pejabat Sleman lainnya juga mengikuti lari dengan kategori 5 KM.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo usai mengibaskan bendera start dalam pelaksanaan Sleman Temple Run mengatakan dalam pelaksanaannya peserta sehari sebelumnya telah dilakukan swab antigen dan hasilnya ada satu yang positif dari 500 peserta dan yang bersangkutan langsung pulang ke daerah asal tidak bisa mengikuti lomba.

“Selain itu sebelum masuk area lomba dilakukan protap protokol kesehatan dan di dalam arena pun terdapat sarana cuci tangan dengan sabun dan sarana protokol kesehatan yang ketat sehingga mengurangi risiko  penularan COVID-19,” katanya.

Menurut dia, event tahunan ini digelar untuk mempromosikan destinasi pariwisata “sport tourism” di Kabupaten Sleman dan menambah daya tarik wisata di Sleman.

“Event lomba lari ini merupakan perpaduan antara olah raga lari lintas alam, wisata dengan lintasan masuk ke komplek candi-candi, dan juga disuguhkan kesenian lokal untuk cheering para pelari saat melewati candi,” katanya.

Ia mengatakan, dalam event tersebut juga disiapkan fotografer untuk mengambil gambar para pelari saat melewati spot-spot yang bagus saat mereka berlari.(antara/*)

Peserta Sleman Temple Run 2021. Foto ANTARA/HO-Pemkab Sleman

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: