Lapas Kediri Kembali Gagalkan Penyelundupan Diduga Narkoba Dicampur Nasi Putih

44
Kepala Lapas Kelas II, Kediri, Moch Hanafi,

KEDIRI, JAWA TIMUR – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kediri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan atau dugaan narkoba yang diduga dicampur dengan nasi putih, dalam insiden yang terjadi selang dua minggu setelah penggagalan motif serupa. Dalam peristiwa kedua kalinya ini, pihak lapas berhasil mengamankan pelaku yang kini telah diserahkan kepada Satres Narkoba Polres Kediri Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

Lapas Kelas IIA Kediri mencegah upaya penyeludupan tersebut, dimana narkoba diduga dicampur dengan nasi putih untuk dimasukkan ke dalam lembaga pemasyarakatan. Pelaku yang tertangkap merupakan seorang pengunjung dengan inisial yang tidak disebutkan, yang diduga mencoba menyelundupkan barang terlarang melalui nasi putih yang sudah dicampur.

Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 10 pagi, saat pengunjung tersebut mendaftar kunjungan penitipan barang kepada salah satu warga binaan Lapas Kediri. Saat petugas pemeriksaan melakukan pengecekan barang bawaan dan melanjutkan penggeledahan melalui mesin X-ray, narkoba yang dicampur dengan nasi berhasil terdeteksi.

Kepala Lapas, Moch Hanafi, menjelaskan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan Satuan Narkoba setelah penemuan tersebut. Pelaku bersama barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Kediri Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan terkait.

Hanafi menambahkan urgensi komitmen setiap petugas Lapas Kediri dalam memerangi peredaran narkoba. Ia mendorong agar tingkat kewaspadaan dan deteksi dini terus ditingkatkan, sesuai dengan prinsip tiga kunci Pemasyarakatan Maju Plus Basic to Basic.

Selain itu, Hanafi juga memberikan apresiasi kepada petugas Lapas Kediri yang telah menunjukkan integritas dan menjalankan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), sehingga barang terlarang seperti narkoba tidak berhasil masuk ke dalam Lapas.