Probolinggo – Seni musik tradisional Wiro Jalu Probolinggo, hadir di Pantai Permata dalam gelaran HPN ke 76 dan festival layangan naga. Sentuhan musik dan lirik lagu pun membius para penonton yang hadir menyaksikan.
Selama masa pandemi Covid-19, hampir semua aktifitas pemusik harus terjeda, salah satunya Kelompok Musik Wiro Jalu. Namun, di Hari Pers Nasional (HPN), mereka kembali bisa berkarya di Pantai Permata Kota Probolinggo dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat.
Kelompok Musik Wiro Jalu ini bermarkas di Kelurahan Jati, Kota Probolinggo dan dipelopori oleh Cak Ugeng bersama kawan-kawan. Sekitar lima tahun lalu terdiri dari 15 personel dengan kemampuan masing-masing.
Kelompok Musik Wiro Jalu ini berawal dari komunitas anak jalanan yang belajar otodidak bersama Cak Ugeng. Dengan menampilkan musik genre berpaduan tradisional dan modern.
Genre itu merupakan etnik dan mengarah ke komteporer. Hingga kini, sudah 50 lagu yang diciptakanya. Salah satunya lagu Pantai Permata Probolinggo. Lirik lagu ini yakni mengenalkan destinasi wisata yang ada di Kota Probolinggo.
Cak Ugeng menyampaikan, Kelompok Musik Wiro Jalu ini sudah sering tampil di luar Kota Probolinggo. Namun, karena masa pandemi Covid-19, aktifitas Musik Wiro Jalu jarang tampil.
Dalam gelaran HPN ke 76 ini, kelompok musik tradisional Wiro Jalu mendapat undangan untuk memberikan sentuhan musik di Pantai Permata Probolinggo.
Pihaknya berharap supaya mereka bisa berkarya kembali. Tak hanya mereka namun para pemusik lainya. Sehingga bisa menghibur masyarakat Probolinggo dengan sentuhan musik tradisional berpaduan genre tradisional dan modern. (as)







