Connect with us
header

Olahraga

Kurang Jam Bertanding Jadi Masalah

Diterbitkan

pada

pemain Borneo FC, Fajar Faturrahman dok : Borneo fc

Samarinda – Sudah lebih setahun kompetisi Liga 1 tak bergulir. Wacana akan dimainkan pun terus mengalami penundaan. Masih masifnya sebaran Covid-19, membuat PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tak bisa menggelar kompetisi. Terlebih diberlakukannya PPKM Darurat atau Level 4 diperpanjang di Pulau Jawa dan Bali. Padahal Pulau Jawa adalah sentral kompetisi dimainkan.

Hal ini membuat seluruh klub terutama pemain tak bisa memperlihatkan kemampuan mereka di lapangan. Hanya latihan demi latihan untuk menjaga kondisi. Salah satu pemain Borneo FC, Fajar Faturrahman mengaku, rasa bosan sudah pasti menghingapi dirinya dan pemain lain karena tak bisa bertanding.

“Sejauh ini kami masih memiliki agenda latihan dengan tim, karena kami semua masih yakin jika kompetisi akan digelar bulan Agustus mendatang. Sekarang kami hanya berharap ada kepastian soal kompetisi,” ujar pemain muda Pesut Etam tersebut.

Menurutnya, tak ada kompetisi membuat jam bermain khususnya pemain muda tak terpenuhi. Ingin merasakan atmosfer pertandingan jelas sangat ingin dirasakan.

“Dalam setahun terakhir kami hanya sempat bermain di Piala Menpora saja. Terus terang, atmosfer pertandingan kami dapatkan di sana (Piala Menpora). Tapi di satu turnamen saja tak cukup untuk pemain,” tambahnya.

Dijelaskan mantan penggawa Timnas U-19 tersebut, saat ini seluruh masyarakat sepak bola Indonesia sangat menginginkan kompetisi Liga 1 digulirkan. Sebab itu menjadi tontonan dan hiburan di tengah wabah Covid-19 seperti sekarang.

“Kita bisa lihat bagaimana masyarakat senang ketika gelaran Euro dimainkan. Ini jadi bukti kerinduan mereka akan tontonan, terutama sepak bola,” kata Fajar. (su/red)

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

MaduTV on Facebook

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming