Beranda Berita Kppu Masih Selidiki Dugaan Kartel Harga Tiket Pesawat

Kppu Masih Selidiki Dugaan Kartel Harga Tiket Pesawat

81
0

Komisi pengawas persaingan usaha (kppu) masih terus menyelidiki dugaan terjadi kartel pada kasus kenaikan dan mahalnya harga tiket penerbangan domestik. Saat ini, kppu masih terus mengumpulkan indikasi dan tahap pemeriksaan pendahuluan pada kasus dugaan kartel harga tiket pesawat udara yang diduga dilakukan duia maskapai. Komisi pengawas persaingan usaha, atau K-P-P-U masih terus menyelidiki dugaan terjadinya kartel pada kasus kenaikan dan mahalnya harga tiket penerbangan domestik. Saat ini, K-P-P-U masih terus mengumpulkan indikasi dan tahap pemeriksaan pendahuluan pada kasus dugaan tersebut. Penyelidikan, seperti terungkap, saat K-P-P-U memberikan keterangan pers di medan, pada 23 Mei, sudah berlangsung sejak Bulan Januari lalu. Di mana K-P-P-U sudah mencurigai adanya persekongkolan dalam penetapan tarif, yang dilakukan dua maskapai. Padahal, praktek kartel dalam persaingan usaha telah dilarang keras oleh pemerintah. Seperti tertuang dalam Undang-Undang Nomor Lima Tahun 1999, tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Di mana berdasarkan undang-undang tersebut, menurut Komisioner K-P-P-U Guntur Syahputra Saragih, pelaku dapat dikenakan sanksi denda, maksimun 25 miliar rupiah. Selain itu, pelaku usaha dengan pelaku usaha saingnya dilarang menetapkan harga. Dan jika ada kesepakatan, maka termasuk dalam pelanggaran. K-P-P-U telah meminta kronologi dan klarifikasi dari kementerian perhubungan sebagai regulator dan kedua maskapai, terkait mahalnya harga tiket pesawat. Dari pemanggilan itu, K-P-P-U sudah mendapatkan beberapa data yang dibutuhkan. Kasus itu masih dalam proses ke penyelidikan, dengan mencari alat bukti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

50 − = 48