spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda Jawa Timur Kota Madiun Berstatus Risiko Sedang Penyebaran Covid-19

Kota Madiun Berstatus Risiko Sedang Penyebaran Covid-19

246

Madiun  – Wilayah Kota Madiun dinyatakan berstatus zona orange, yang artinya sebagai daerah berisiko sedang penyebaran Covid-19 sesuai hasil evaluasi terbaru oleh Satgas Pemprov Jatim, Selasa (03/08/21). “Hasil evaluasi terbaru oleh Pemprov Jatim, zona persebaran virus Corona di Kota Madiun turun satu setrip dari merah ke oranye. Meski turun, Kita harus tetap berhati-hati. Sebab, sifat zona berubah-ubah,” ujar Wali Kota Madiun Maidi di Madiun, Rabu (04/08/21).

Pihaknya menyambut gembira penetapan zona orange untuk Kota Madiun. Hal itu menandakan bahwa upaya yang telah dilakukan selama PPKM, baik darurat maupun level 4, cukup efektif. Namun, Wali Kota Madiun tak ingin gegabah dengan langsung merelaksasi berbagai sektor.

Adapun, turunnya zona berkat menurunnya kasus konfirmasi positif, angka kematian melandai, tingkat ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit turun, serta angka kesembuhan yang naik.

“Tahan dulu, kita buka pelan-pelan sektor-sektor yang akan dilonggarkan,” lanjutnya.
Ia meminta penetapan zona orange saat ini harus diikuti peningkatan disiplin protokol kesehatan (prokes) oleh semua warga Kota Madiun. Ketika semua warga disiplin, maka kebijakan relaksasi terhadap berbagai sektor akan mengikuti.

“Kalau tidak disiplin, PKL tidak bisa jualan. Semua saya minta benar-benar disiplin prokes agar semua kegiatan jalan,” pesan Maidi.

Setelah zona turun menjadi orange, ke depan pihaknya akan fokus menurunkan seluruh indikator yang menyebabkan Kota Madiun hingga kini masih berstatus level 4. “Ini tanggung jawab bersama. Tanggung jawab pribadi pakai masker. Patuhi prokes, mulai dari pribadi masing-masing,” kata dia.

Secara total kasus Covid-19 di Kota Madiun hingga saat ini mencapai 5.848 orang. Dari jumlah tersebut 4.594 orang telah sembuh, 885 lainnya masih dalam perawatan, dan 369 orang meninggal dunia.

Tambahan kasus per Rabu ini, konfirmasi baru 84 orang, sembuh 30 orang, dan meninggal dunia lima orang. (antara/lrs)