Beranda Berita Korban Keracunan Makanan Hajatan Mencapai 156 Orang

Korban Keracunan Makanan Hajatan Mencapai 156 Orang

179
0

Polisi menyelidiki kasus keracunan massal dengan uji laboraturium bahan makanan hajatan. Sementara jumlah korban akibat keracunan makanan hajatan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur mencapai 156 orang. Para korban menjalani perawatan jalan dan perawatan inap di rumah sakit maupun puskesmas.
Polres Nganjuk melakukan penyelidikan secara mendalam kasus keracunan massal diwilayanya. Hingga minggu malam, data yang masuk ke tim penanganan kasus keracunan makanan hajatan, mencapai 156 warga. 106 menjalani rawat inap dan tersebar di rumah sakit umum daerah nganjuk, rumah sakit bhayangkara, rumah sakit islam, dan puskesmas. Sementara sebanyak 50 orang menjalani rawat jalan.
Dari jumlah korban yang mengalami rawat inap sejak tanggal 7 desember, 30 korban diantaranya sudah diperbolehkan pulang, karena kondisinya sudah mulai membaik. AKBP dewa Nanta Wiranta Kapolres Nganjuk dalam keterangan rilisnya, karena korban cukup banyak, pemerintah daerah telah menetapkan kasus ini sebagai kasus luar biasa, untuk seluruh biaya korban ditanggung oleh pemerintah daerah.
Sementara itu terkait makanan yang menyebabkan ratusan warga mengalami keracunan, pihak kepolisian telah membawa sampel makanan berupa, lauk pauk yang berisi daging, oseng-oseng pepaya, serta nasi putih, dan muntahan korban untuk di lakukan pemeriksaan mendalam di laboratorium forensik Polda Jatim. Di butuhkan waktu kurang lebih tiga hari untuk menunggu hasil lab, selain melakukan pemeriksaan makanan pihak kepolisian juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, baik pemilik hajatan, korban dan juru masak. Nurohim, pemilik hajatan yang dimintai keterangan mengaku, proses memasak makanan yang menyebabkan ratusan warga mengalami keracunan dilakukan dirumah. Setidaknya sebanyak 150 makanan yang di siapkan dibagikan kepada warga ketika hajatan aqiqah anaknya. Sebelumnya, satu persatu warga Dusun Sumber Bendo, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos Nganjuk mengaku merasa mual, pusing dan muntah, dan harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas. Mereka mengalami gejala yang sama usai mendapatkan makanan dari hajatan aqiqah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

63 − = 57