“Konsolidasi Kepemudaan Kabupaten Malang: Menghadapi Tantangan Era Digital dengan Silaturahmi dan Berkah Ramadhan”

71
"Konsolidasi Kepemudaan Kabupaten Malang: Menghadapi Tantangan Era Digital dengan Silaturahmi dan Berkah Ramadhan"
"Konsolidasi Kepemudaan Kabupaten Malang: Menghadapi Tantangan Era Digital dengan Silaturahmi dan Berkah Ramadhan"

TUREN – Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H, M.H, mewakili Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, menghadiri acara Konsolidasi Kepemudaan Kabupaten Malang di Aula Masjid Raden Bagus Lumba-Lumba, Kecamatan Turen pada Senin (17/4) sore. Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakapolres Malang Kompol Wisnu Kuncoro beserta jajaran, sebagian jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Ketua DPD KNPI Kabupaten Malang, CEO Kripik Lumba-Lumba Kecamatan Turen, Camat, dan Muspika Turen.

Konsolidasi Kepemudaan Kabupaten Malang, yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Malang, mengusung tema “Tebar Kebahagiaan dengan Silaturahmi untuk Meraih Berkah Ramadhan”. Wakil Bupati Malang, sebagai Pembina KNPI Kabupaten Malang, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini dan mengharapkan pertemuan tersebut menjadi wadah silaturahmi, konsolidasi, koordinasi, dan komunikasi strategis bagi kemajuan kepemudaan di Kabupaten Malang.

"Konsolidasi Kepemudaan Kabupaten Malang: Menghadapi Tantangan Era Digital dengan Silaturahmi dan Berkah Ramadhan"
“Konsolidasi Kepemudaan Kabupaten Malang: Menghadapi Tantangan Era Digital dengan Silaturahmi dan Berkah Ramadhan”

Wakil Bupati Malang juga menyoroti tantangan era digitalisasi yang dihadapi pemuda saat ini. Digitalisasi telah menciptakan ruang persaingan bebas terbuka dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, pemuda perlu mempersiapkan diri untuk menjawab tantangan tersebut dan mengatasi problematika yang mungkin muncul di masa depan.

Wakil Bupati Malang menekankan bahwa di era digitalisasi, pemuda memiliki keuntungan berupa kompetensi dan life skill yang mudah diperoleh melalui berbagai media. Ia menyarankan agar potensi pemuda diarahkan dan digerakkan untuk kepentingan yang lebih luas dan bermanfaat bagi banyak orang.