fbpx
Iklan
Connect with us

Berita

Komunikasi tidak baik dalam penanganan Covid-19 DPRD panggil Bupati Nganjuk

Diterbitkan

pada

Komunikasi tidak baik dalam penanganan Covid-19 DPRD panggil Bupati Nganjuk Pimpinan DPRD Nganjuk memanggil Bupati Nganjuk
Komunikasi tidak baik dalam penanganan Covid-19 DPRD panggil Bupati Nganjuk Pimpinan DPRD Nganjuk memanggil Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat kekantor DPRD nganjuk, Rapat digelar karena anggota legislatif menilai selama ini komunikasi tidak baik antara Bupati Nganjuk dengan DPRD Nganjuk dalam konteks perubahan anggaaran penanganan wabah Virus Corona (Covid-19). Dalam rapat tersebut juga disampaikan ada perubahan anggaran, yang sebelumnya penanganan Covid 19 senilai 19.3 milyar kini ditambah menjadi 26 milyar oleh pemda Nganjuk . Pimpinan DPRD Nganjuk memanggil Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat guna untuk mengikuti rapat bersama di kantor DPRD Nganjuk. Rapat digelar karena anggota legislatif menilai komunikasi tidak baik alias buruk yang selama ini terjadi antara Bupati Nganjuk dengan DPRD Nganjuk dalam konteks penanganan wabah Virus Corona (Covid-19). Terlebih terkait penganggaran untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Nganjuk yang dianggap tidak ada komunikasi baik antara Bupati Nganjuk dengan DPRD sebagai lembaga yang memiliki fungsi Budgeting (penganggaran). Tatit menjelaskan, dalam rapat yang dihadiri Novi Rahman Hidayat dan Wabup Marhaen Djumadi serta Forkopimda ini akhirnya menghasilkan sejumlah poin penting serta usulan rekomendasi, serta DPRD menyatakan bahwa tidak ada niatan untuk menghambat penganggaran berapapun nominalnya untuk penanganan Covid-19. Poin disetuinya pendirian Posko Utama penanganan Covid-19 dipusatkan di Pendopo Kabupaten Nganjuk. Menanggapi buruknya komunikasi legislatif dengan eksekutif, Novi Rahman Hidayat menjelaskan bahwa dirinya sudah menjalin komunikasi baik dengan DPRD, Novi mengaku sudah mengintruksikan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk menyampaikan laporan secara rinci kepada DPRD tentang penganggaran penanganan Covid-19 sebagaimana aturan yang berlaku. Dalam rapat tersebut juga disampaikan ada perubahan anggaran, penambahan anggaran terkait penanganan covid 19, yang sebelumnya di anggarkan oleh pemda nganjuk 19.4 milyar kini ditambah senilai 26 milyar oleh pemda nganjuk .
Iklan

download madu tv di playstore

Continue Reading
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Temukan Kami di Facebook

Radio MDSFM

Madu TV Channel

Linked Media

%d blogger menyukai ini: