Beranda Berita KLHK Amankan Ratusan Kontainer Kayu Ilegal

KLHK Amankan Ratusan Kontainer Kayu Ilegal

160
0

kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK) mengamankan ratusan kontainer berisi kayu ilegal asal Papua dan Papua Barat, yang diselundupkan melalui angkutan kapal laut tujuan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Nilai kayu ilegal ini mencapai 104,63 Miliar Rupiah.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (K-L-H-K), melalui operasi yang digelar Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) sejak desember 2018, telah mengamankan 384 kontainer berisi kayu ilegal.

Kayu yang berasal dari Papua dan Papua Barat ini diselundupkan menggunakan kapal laut menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Direktur jenderal Ditjen Gakkum K-L-H-K, Rasio Ridho Sani, merinci, 40 kontainer kayu ilegal diamankan melalui operasi pertama, di pelabuhan tanjung perak surabaya pada 8 desember 2018. Kemudian operasi kedua pada 4 Januari, mengamankan 88 kontainer.
Lalu melalui operasi yang digelar bersama detasemen intelijen komando armada dua dan kepolisian, pada 7 Januari, berhasil mengamankan 199 kontainer.

Selain itu, operasi yang digelar pada 5 Januari di pelabuhan makassar, sulawesi selatan, juga berhasil mengamankan 57 kontainer.

Seluruh kontainer yang berhasil diamankan tersebut berisi kayu jenis merbau, yang diperkirakan berjumlah lebih dari 5.812,77 meter kubik. Nilainya diperkirakan mencapai 104,63 miliar rupiah.
Rasio Ridho Sani – Dirjen Gakkum Ditjen KLHK, “Saya sampaikan, kami melakukan gugatan perdata terhadap perusahaan kehutanan itu sampai saat ini ada 18 dan 10 sudah inkrah.
Nilainya itu hampir 19 triliun. Ini kami lakukan dengan sangat serius dan hampir sebagian besar kasus-kasus yang kami hadapi menang di pengadilan. Perlu teman-teman ketahui, kenapa baru sekarang-sekarang ini. karena dirjennya masih baru dibentuk sekitar tiga tahunan.Pemerintah membangun dirjen khusus gakkum di wilayah kehutanan. Ini spesialis untuk menegakkan hukum sumber daya alam.”

K-L-H-K mengerahkan 60 penyidik untuk mempercepat proses penyelidikan dan penyidikannya, sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam upaya mengamankan sumber daya alam, dan menindak tegas pelaku penyeludupan dan pembalakan liar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

50 − 46 =