Beranda Berita Keseruan Ngabuburit Dengan Bermain Meriam Bambu

Keseruan Ngabuburit Dengan Bermain Meriam Bambu

32
0

Jelang berbuka puasa di bulan ramadhan seringkali diadakan berbagai macam kegiatan positif, salah satunya diisi dengan permainan tradisional seperti bermain petasan bambu yang dilakukan anak-anak di Kota Batu . Beginilah keseruan anak anak di pesantren rakyat desa pesanggrahan Batu Jawa Timur yang sedang menunggu waktu berbuka puasa dengan memainkan permainan tradisional, meriam bumbung atau dalam bahasa khas mereka mercon bumbung. Dentuman dentuman keras dari bunyi yang timbul dari meriam ala anak desa itu seakan tak ditakuti. Meriam ala anak desa ini sangat lah tradisional, dengan berbekal bambu dengan diameter besar dan dipotong sekitar satu hingga satu meter setengah kemudian bagian dalam bambu diberi lobang, seperti layaknya meriam asli, meriam bambu sudah siap dipakai. Untuk bisa menghasilkan dentuman yang keras, mereka menggunakan peluru berupa karbit yang biasanya digunakan oleh tukang las. Sebelum digunakan, bambu bambu tersebut diisi air yang dimasukkan melalui lubang atas. Setelah ditunggu beberapa saat, meriam bambu tersebut bisa digunakan. Dengan menggunakan api yang dibuat seperti obor, anak anak tersebut dengan gembira bergantian menyulut petasan bambu. Panitia pelaksana mengatakan kegiatan ini dipilih karena sangat menyentuh bagi anak anak dan sangat tradisional, apalagi di Batu sendiri sudah jarang orang bermain meriam bambu. Meski bermain meriam bambu sangat mengasyikkan tentunya keamanan harus tetap dijaga dan harus didampingi oleh orang dewasa agar tak terjadi hal yang tak diingkan .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

81 − 76 =