Beranda Berita Kemarau Panjang Siapkan Asuransi Usaha Tani Padi

Kemarau Panjang Siapkan Asuransi Usaha Tani Padi

37
0

Memasuki musim kemarau panjang banyak dampak yang di rasakan oleh petani,selain harus beralih tanaman petani juga rawan dengan gagal panen,maka dari itu dinas pertanian Trenggalek berharap para petani segera mendaftarkan lahannya kuntuk ikut asuransi usaha tani padi.

Para petani padi di Kabupaten Trenggalek didorong untuk mengikuti asuransi usaha tani padi (AUTP), asuransi tersebut dikelola Asuransi Jasa Indonesia (JASINDO) dengan ikut asuransi, risiko bisa diminimalisir,seperti waktu panen sukses bisa dapat Rp 10 juta – Rp 15 juta per hektare. Kini kalau misalnya ada gagal panen, bisa dapat Rp 6 juta.

Premi dalam satu musim tanam program AUTP senilai Rp 180.000 per Ha. Para petani hanya perlu membayar Rp 36.000 per Ha. Sisanya dibayar dari subsidi dari pemerintah daerah, petani bisa mengajukan klaim apabila mengalami gagal panen akibat kekeringan atau hama.

AUTP akan banyak menolong petani ketika kondisi musim sulit diprediksi seperti saat ini,pasalnya kapan waktu penghujan dan kapan waktu kemarau kadang tak menentu. Dengan autp, petani bisa lebih tenang jika sawahnya gagal panen.

Sekretaris dinas pertanian dan pangan Kabupaten Trenggalek Didik Susanto menjelaskan, sebanyak 156 hektare sawah padi gagal panen di trenggalek sudah mengajukan klaim AUTP senilai Rp 936,8 juta untuk masa tanam pertama tahun 2019.

Sementara untuk musim taman ketiga saat ini, total pengajuan gagal panen padi sudah mencapaoi 46 hektare. Dari jumlah itu, baru dua hektare yang tercairkan. Sisanya masih mengantre. Total lahan pertanian padi di Trenggalek mencapai 12.028 hektare,yang terasuransikan selama 2018 masih kurang dari 50 persen, sosialisasi progaram AUTP bakal lebih digencarkan lagi untuk mencapai target 80 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

42 + = 52