spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda Jawa Timur Kejar Herd Immunity, Dinkes Suntikkan Ribuan Dosis Vaksin Perhari

Kejar Herd Immunity, Dinkes Suntikkan Ribuan Dosis Vaksin Perhari

290

Kediri – Setiap harinya, Dinas Kesehatan Kota Kediri suntikkan ribuan dosis vaksin Covid-19 kepada masyarakat Kota Kediri. Hal tersebut sengaja untuk memenuhi target nasional. Ditargetkan sebanyak total 70% masyarakat telah tervaksin di bulan Agustus 2021. Hal ini untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity.

Fauzan Adima, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, menyebutkan bahwa vaksinasi di Kota Kediri sudah berjalan sesuai harapan. Menurutnya, saat ini penyuntikan vaksin sudah mencapai 3500-4000 dosis perhari. “Itu sudah kita tambah, dari yang awalnya cuma 1000 dosis perhari,” ujarnya, Minggu, (4/7). Ia menjelaskan, angka tersebut masih akan bertambah lagi menjadi 5000-6000 dosis vaksin perhari, demi penuhi target kekebalan komunitas. “Kami upayakan semaksimal mungkin untuk capai target. Mulai dari menjalin kerjasama dengan institusi kesehatan hingga pendirian pos layanan vaksinasi oleh Dinas Kesehatan,” tandasnya.

“Senin sampai Sabtu, kegiatan vaksinasi terus bergulir, tidak hanya di Puskesmas, di rumah sakit pun juga ada vaksinasi mulai hari Senin hingga Jum’at,” jelas Alfan, Minggu, (4/7).

Hingga Sabtu, (3/7), capaian vaksin di Kota Kediri telah mencapai peringkat 5 terbanyak di Provinsi Jawa Timur. Capaian vaksin tersebut meliputi SDM kesehatan, sasaran vaksinasi untuk 4730 orang. Telah tervaksin 5.627 orang (dosis pertama) dan 5127 orang (dosis kedua). Pelayan publik, sasaran vaksinasi 23.377 orang. Telah tervaksin 70.811 orang (dosis pertama) dan 19.801 orang (dosis kedua). Lansia dan pra lansia, sasaran vaksinasi 27.749. Telah tervaksin 13.565 orang (dosis pertama) dan 4.034 orang (dosis kedua).

Pelaksanaan vaksinasi massal Kota Kediri. Dok. Muhtar Efendi.

Total 16 fasilitas kesehatan yang melayani vaksinasi di Kota Kediri. Meliputi Puskesmas dan Rumah Sakit. Fasilitas kesehatan tersebut meliputi RSUD Gambiran, RS Bhayangkara, RS DKT, RS Dhaha Husada. Selain itu, RS Muhamadiyah Ahmad Dahlan, RS Baptis, RS Lirboyo Kota Kediri. Sementara itu lainnya adalah Puskesmas Balowerti, Puskesmas Kota Wilayah Selatan, Puskesmas Kota Wilayah Utara, Puskesmas Sukorame. Kemudian ada Puskesmas Mrican, Puskesmas Campurejo, Puskesmas Pesantren I, Puskesmas Pesantren II, dan Puskesmas Ngletih Kota Kediri.

“Tapi kami juga lakukan vaksinasi mobile. Yaitu dari puskesmas akan mendatangi kelurahan-kelurahan sesuai jadwal vaksinasi bagi warganya. Supaya lebih dekat dan mudah jangkauannya,” imbuh Alfan.

Alfan menjelaskan, sesuai dengan tahapan, saat ini pihaknya berfokus pada penyuntikan vaksin untuk lansia dan pra lansia. Sembari melakukan pendataan untuk vaksinasi bagi usia 18 tahun ke atas. “Update terakhir data yang masuk sudah mencapai 5000-an orang yang telah mendaftar melalui form yang telah kami sediakan,” jelas Alfan. Ia menuturkan selanjutnya akan segera menjadwalkan waktu dan lokasi vaksinasi untuk data-data yang telah terhimpun. Sementara itu, Alfan menyebutkan ada dua jenis vaksin yang digunakan dalam kegiatan vaksinasi di Kota Kediri. Vaksin tersebut yakni Sinovac dan Astrazeneca.

Fauzan Adima mengungkapkan bahwa percepatan vaksinasi Covid-19 di Kota Kediri akan terus tim medis usahakan semaksimal mungkin. “Sesuai perintah dari pusat dan arahan dari Walikota Kediri, kami akan terus kebut pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Kediri,” pungkasnya. (me)