Beranda Berita Kejaksaan Kabupaten Kediri Prioritaskan Sosialisasi Hukum Dan Pencegahan Pelanggaran Hukum Di Masyarakat

Kejaksaan Kabupaten Kediri Prioritaskan Sosialisasi Hukum Dan Pencegahan Pelanggaran Hukum Di Masyarakat

317
0

Kejaksaan Kabupaten Kediri komitmen akan terus terjun kemasyarakat dan akan sosialisasikan materi hukum untuk 2019 yang lebih baik. Kejaksaan ditahun 2019 juga akan berikan materi hukum ke pejabat pemerintahan mulai setingkat desa hingga di pemerintah Kabupaten Kediri untuk menghindari pelanggaran hukum.
Hal itu disampaikan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Jawatimur saat bersamaan rilis kinerja Kejaksaan Kabupaten Kediri selama setahun di aula kantor setempat. Kejaksaan menyampaikan capaian kinerja dan keberhasilan produk hukum yang telah ditangani Korp Adhyaksa selama kurun waktu satu tahun.
Kajari Kabupaten Kediri Subroto yang didampingi kasi intel, kasi datun, kasi pidsus, kasi pidum dan kasi barang bukti dan rampasan menyampaikan, di awal tahun 2019 nanti pihaknya bisa sering bersama bersinergi dengan para jurnalis dan masyarakat ataupun pemangku kebijakan untuk membawa menuju leih baik. Sejumlah perkara yang menonjol ditahun 2018 kejaksaan negeri kabupaten kediri mencatat bahwa pelanggaran peyalahgunaan narkoa seperti sabu sabu, ganja maupun pil koplo, kasus pencurian dan asusila masih marak ditengah tengah masyarakat. Ditambah lagi adanya kasus korupsi yang dilakukan oknum pejabat pemerintah mulai tidak kepala desa maupun kepala dinas dilingkungan pemerintah Kabupaten Kediri.
Sekedar diketahui Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri di tahun 2018 telah dapat menyelamatkan uang negara sebesar 1,4 milliar dari perkara pidana umum seperti narkoba dan perlindungan anak. Sejumlah kegiatan juga telah dilakukan seperti penyelidikan 3 kegiatan mulai penanganan, penggalangan, serta pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dan pengumpulan data keterangan (Puldakar) sebanyak 7 kali. Sementara proses pengawalan pengamanan pembangunan pemerintah daerah (TP4D) sebanyak 25 kegiatan. Program jaksa menyapa berkerjasama dengan lPPNRI kediri sebanyak 15 kegiatan, dan juga pengawasan barang cetakan berupa buku diduga paham komunis. Untuk kasus perkara penyelidikan ada dua, satu naik menjadi penyidikan dan satu dihentikan. Untuk penyidikan ada 4 perkara, dinas perikanan dan perternakan satu berkas perkara, pembangunan taman hijau SLG tiga perkara sehingga empat berkas perkara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

34 − = 31