Connect with us

Kediri

Kediri – Tingkatkan Daya Saing UMKM Melalui Registrasi Produk

Diterbitkan

pada

Kediri – Tingkatkan Daya Saing UMKM Melalui Registrasi Produk

Pada pandemi covid-19, dunia usaha terpukul tak terkecuali pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Untuk memberikan penguatan terhadap mereka, badan pengawas obat dan makanan (BPOM) RI memfasilitasi pendaftaran produk usaha.

BPOM menggelar bimbingan teknis dan pelatihan tentang registrasi pangan olahan bagi pelaku usaha. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pelaku UMKM di wilayah kerja loka pengawas obat dan makanan di Kediri. Meliputi kota dan kabupaten Kediri, kota dan kabupaten Blitar, Tulungagung serta Trenggalek.

Melalui bimbingan teknis dan registrasi pengelolaan ini, pelaku usaha diberikan informasi berbagi pengetahuan dari BPOM untuk meningkatkan daya saing dalam proses registrasi pangan olahan. Pemilik UMKM tentunya akan diuntungkan karena produk yang dihasilkan bisa teregistrasi tetap terdaftar di BPOM RI.

Banyak kemudahan yang saat ini dikembangkan oleh BPOM antara lain mengembangkan aplikasi berbasis elektronik sehingga pelaku usaha tidak perlu ke Jakarta untuk melakukan registrasi produk mereka. Selain itu, BPOM juga memberikan potongan tarif pendaftaran sebanyak 50 persen untuk pelaku UMKM, serta BPOM juga sedang mengembangkan aplikasi sinergisme antara BPOM dengan beberapa pihak terkait untuk menjaring UMKM yang mengalami kesulitan baik kesulitan teknis dan biaya.

Selama 2020, BPOM sudah menerbitkan sebanyak 2 ribu izin UMKM. Untuk bimbingan juga telah menjangkau hingga 33 provinsi di Indonesia.

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Jawa Timur

Satreskrim Polres Kediri Kota Amankan Kakek Setubuhi Keponakan Sendiri yang Masih Belia

Diterbitkan

pada

Sumber : Foto Muchtar Efendi Jurnalis Madu TV

Kediri – Sat Reskrim Polres Kediri Kota mengamankan tersangka CA, Warga Kecamatan Mojoroto Senin, (6/12). Hal itu karena pria berusia 61 tahun ini melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Mirisnya, korban tidak lain adalah TK yang merupakan keponakannya sendiri usia 17 tahun.

Kasi Humas Polres Kediri Kota, Iptu Henry Mudi Yuwono mengungkapkan, penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan JML, orang tua korban warga Kec. Loa Kulu, Kab. Kutai Kartanegara Kaltim. Sejak Januari 2021, TK tinggal di rumah pamannya di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Perbuatan bejat oleh CA itu terjadi pada September 2021 lalu di rumah pelaku di Kecamatan Mojoroto. Dari keterangan korban aksi bejat sang paman itu tidak hanya terjadi satu kali, namun telah berulang tiga kali di tempat yang sama.

“Berdasarkan pengakuan korban, perbuatan persetubuhan yang dilakukan tersangka tersebut sudah dilakukan sebanyak tiga kali,” ungkap Iptu Henri.

Mengetahui kejadian tersebut JML melaporkan jadian tersebut ke Satreskrim Polres Kediri Kota. Petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap CA, serta menyita barang bukti. Adapun barang bukti tersebut adalah sebuah daster milik korban.

Saat ini petugas Unit PPA Sat Reskrim Polres Kediri Kota masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Tersangka terjerat Pasal 81 ayat 1 UU RI No.17 tahun 2016 tentang perpu No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.35 th. 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Tersangka masih menjalani penyidikan di Sat Reskrim Polres Kediri Kota untuk proses lebih lanjut,” ungkap Iptu Henry. (me)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: