Kediri – Sebuah komplek yang terdiri dari beberapa RT di Kabupaten Kediri harus melalukan lockdown setelah sejumlah warganya terkonfirmasi Covid dan meninggal dunia. Petugas pmenduga penularan ini berasal dari klaster hajatan, lantaran puluhan warga yang pulang dari lokasi mengalami gejala menyerupai Covid.
Sebuah komplek perumahan yang terdiri dari beberapa RT di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, harus melakukan mikro lockdown. Pasalnya tiga orang warga terkonfirmasi positif dan dua orang telah meninggal dunia akibat Covid-19 beberapa hari lalu.
Kuat dugaan penyebaran virus di lingkungan warga ini berasal dari klaster hajatan. Pasalnya sebanyak 48 warga mengalami sakit dengan gejala menyerupai Covid-19, sepulang menghadiri hajatan yang terselenggara oleh salah satu warga setempat. Warga yang sakit tersebut berinisiatif melakukan mikro lockdown secara mandiri.
Tim satgas desa mendapat bantuan TNI dan polri dalam pendistribusian sembako bagi warga yang melakukan isolasi mandiri. Selain itu, satgas desa juga telah melakukan tracing dan melakukan swab test antigen bersama petugas puskesmas kecamatan. Dari 48 hasil swab test antigen warga, terdapat 13 hasil yang positif terkonfirmasi positif.
Sementara itu pihak kepolisian melakukan pengetatan di lingkungan untuk membatasi mobilisasi warga maupun masyarakat lain yang masuk kedalam lingkungan. Saat ini Kabupaten Kediri secara berturut turut menduduki peringkat pertama atas jumlah angka kematian tertinggi di Jawa Timur dengan jumlah kematian mencapai 6 orang setiap harinya akibat virus ini. (me)







