Kediri – Dugaan Penyerobotan Tanah Warga Bakalan Kediri

101

Kediri – Sejumlah perwakilan warga Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri datang ke gedung DPRD Kediri. Bertempat di gedung DPRD Kediri, sejumlah perwakilan warga Desa Bakalan,  Kecamatan Grogol, melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi I. Rapat dengar pendapat (RDP) di ruang Graha Shabba Canda Bhirawa DPRD dengan menghadirkan sejumlah 5 orang perwakilan yang tanahnya ada dugaan penyerobotan.

Dalam RDP itu, menyebutkan sekitar 70 warga Desa Bakalan merasa resah, setelah ada kabar bahwa tanah milik mereka akan berganti nama orang lain. Bahkan sudah terjual ke pihak lain. Kira-kira tanah tersebut seluas 14,1 hektar. Sedangkan, 12 bidang seluas kurang lebih 2,25 hektare yang sudah lunas dan keseluruhan bidang tanah yang berada di desa Bakalan ada 83 bidang. Jumali salah satu perwakilan warga mengungkapkan, ada sekitar 18,5 hektare tanah, sejumlah 83 bidang tanah yang sebagian sudah diperjualbelikan.

Dalam RDP tersebut, Eko Sunu Jatmiko, selaku notaris yang mengurus jual beli tanah menjelaskan kronologi terjadinya transaksi. Eko Sunu mengaku menerima berkas lengkap termasuk C desa dan para penghadap. Namun ada kejanggalan dan pihaknya melakukan pengecekan. Sementara ketua Komisi I Murdi Hantoro menjelaskan, RDP ini bertujuan untuk mendengar masukan dari pihak warga dan pihak terkait. Pihaknya mengimbau warga segera mendaftarkan tanahnya ke BPN agar bersertifikat hak milik.

Ia menyarankan agar masyarakat tetap tenang dan tetap menggarap tanahnya. Karena proses pengadaan tanah untuk kepentingan umum, akan ada tim panitia pengadaan tanah yang terbentuk. (me)