KEDIRI – APK Salahi Tempat Dan Ijin Habis Ditertibkan

302

KEDIRI – APK Salahi Tempat Dan Ijin Habis Ditertibkan

Sebanyak 2.036 lebih alat peraga kampanye (APK) mulai dilakukan penertiban. APK pasangan calon bupati (paslon) , yang terindikasi salah pemasangan tempat dan ijin habis dilakukan pencopotan.

Bawaslu Kabupaten Kediri mulai melakukan penertiban APK, yang dianggap salah didalam ketentuan pemasangan dan penempatannya. Bersama Satpol PP, Bawaslu menurunkan baliho, baner, milik pasangan calon dalam pemilihan Bupati Kediri 2020.

Penurunan dilakukan , karena dianggap pemasangan dan penempatan alat peraga kampanye yang tidak sesuai peraturan. Bawaslu Kabupaten Kediri bersama satuan Polisi Pamong Praja, Kab Kediri, mencopot ribuan milik paslon.

APK tersebut yang dicopot diantaranya karena dipaku di pohon, ditempatkan dekat rumah ibadah, tempat pendidikan, pelayanan kesehatan dan juga jalan protokol.

Menurut Sukari, divisi penindakan Bawaslu Kabupaten Kediri, sebelumnya bersama Bawascam telah melakukan dan mendata 2.036 APK yang dianggap tidak sesuai ketentuan pemasangannya. Dan telah merekomendasikan kepada KPUD setempat, untuk memberi peringatan tertulis penurunan APK yang dianggap melanggar kepada tim kampanye dan Parpol pengusung.

Menurutnya , baik penempatan maupun pemasangan yang tersebar di 26 kecamatan se Kabupaten Kediri, antara lain dipaku di pohon, dipasang di rumah ibadah, lembaga pendidikan, pelayanan kesehatan, serta jalan protokol yang harus bersih dari APK.

Sukari menambahkan , untuk yang terbanyak ditemukan Bawaslu di Kecamatan Semen , tedapat 439 APK , Kecamatan Kayen Kidul sebanyak 405 APK, dan di Kecamatan Papar terdapat 175 APK. Pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP, serta berkoordinasi dengan bagian perijinan.