fbpx
Connect with us

Berita

#KAWALPANEN: MENYALAKAN SECERCAH HARAPAN BAGI PAHLAWAN GIZI

Diterbitkan

pada

Yogjakarta (madu.tv)—Sebuah platform platform gotong royong kemanusiaan antara petani, peternak, UMKM, teman-teman difabel, tenaga medis dan kelompok rentan gizi.

Pandemi global COVID-19 telah, sedang, dan entah sampai kapan akan terus memaksa umat manusia untuk mengurangi mobilisasinya. Akibatnya, saat ini manusia sedang bereksperimen untuk menemukan jalan baru penghidupannya. Tak ada satupun jenis pekerjaan yang tidak terdampak, termasuk Pak Supriyanto, salah satu peternak sapi perah yang merupakan salah satu anggota kelompok ternak di Desa Purwobinagun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 


Sebelum pandemi, Pak Supriyanto dalam sehari bisa mendapatkan susu hingga 350 liter dan dijual secara ritel dengan harga Rp 7.000,00 per liter. Di masa pandemi ini, Pak Supri –dan sangat mungkin juga dialami sejumlah peternak sapi perah lain di segenap penjuru Nusantara– mengalami penurunan permintaan susu. Padahal, Pak Supri berkewajiban mengusahakan pakan bagi sapinya agar terus hidup, yang konsekuensinya, sapinya akan terus menghasilkan susu. Bukan hal mudah bagi Pak Supri untuk mengubah pola penghidupannya yang telah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi sumber rezeki bagi keluarga dan karyawannya.

Kondisi Pak Supri dan peternak lain tersebut mendorong alumni dan mahasiswa UGM yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Mahasiswa Pascasarjana UGM NU (FORSIL) untuk turut berpartisipasi dalam menyalakan harapan Pak Supri, dengan menginisiasi gerakan #KawalPanen. Dikelola dengan mengandalkan donasi dari masyarakat, #KawalPanen akan membeli susu Pak Supri secara berkala dengan harga rutin, untuk kemudian menyerahkan susu tersebut kepada UMKM … (nama UMKM) yang akan mengolahnya menjadi kefir, sebuah produk fermentasi susu yang bergizi tinggi. Produk kefir tersebut nantinya akan didonasikan kembali oleh #KawalPanen kepada tenaga medis yang sedang berjibaku merawat pasien COVID-19 di beberapa rumah sakit rujukan COVID-19 di Yogyakarta. Per tanggal 20 Mei 2020, alhamdulillaah #KawalPanen telah membeli 50 liter susu dari Pak Supri dan mendonasikannya dalam bentuk kefir berjumlah 66 botol berukuran 500 ml ke Rumah Sakit Umum Pusat Sardjito dan 34 botol ke Rumah Sakit Akademik UGM.

 

Sampai saat ini #KawalPanen masih menggalang donasi dari masyarakat dan masih akan memakai pola yang sama dalam mengelola hasil donasi tersebut. Namun demikian, #KawalPanen tidak berhenti berinovasi. #KawalPanen memiliki mimpi besar untuk menjadi bisnis yang tidak bergantung pada donasi, namun tetap berorientasi pada kesejahteraan pahlawan gizi: petani dan peternak Indonesia. Bukan tidak mungkin, #KawalPanen akan membentuk rantai pasok pangan baru yang menjembatani antara petani/peternak dengan konsumen dengan rantai yang pendek, agar keadilan dan kesejahteraan sesungguhnya dapat terwujud. Peta jalan untuk mencapai asa tersebut saat ini sedang terus disiapkan dan didiskusikan dengan berbagai pihak. Komitmen ini merupakan amanat mulia bagi #KawalPanen yang didapatkan dari UGM dan NU, di mana penggerak #KawalPanen bernaung.
Apabila tertarik untuk berbagi kebaikan lewat donasi, #KawalPanen di antaranya menyediakan platform kitabisa.com/campaign/kawalpanen. Sementara apabila berkeinginan untuk berpartisipasi dalam berbagai upaya #KawalPanen menyalakan secercah harapan pahlawan gizi Indonesia, dipersilakan untuk mempelajari siapa kami di website #KawalPanen: kawalpanen.id.(red)

download madu tv di playstore

Continue Reading
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Temukan Kami di Facebook

Radio MDSFM

Madu TV Channel

Linked Media

%d blogger menyukai ini: