Karawang – Polemik Pengadaan Mobil Dinas Baru Bupati dan Wakil Bupati Karawang

138

Karawang – Pembelian mobil dinas baru Bupati Karawang dan Wakil Bupati Karawang Jawa Barat. Di tengah pandemi Covid 19, banyak warga Karawang yang mengalami krisis ekonomi, di nilai tak tepat dan tak pantas. Alhasil pembelian mobil dinas baru bupati dan Wakil Bupati ini. Tuai banyak kritikan dari berbagai kalangan, baik praktisi hukum maupun aktifis.

Dua unit mobil dinas baru milik Bupati Karawang Cellica Nurachadiana dan Wakil Bupati Karawang H Aep Syaefuloh. Ini lah yang kini menjadi perbincanbgan hangat di berbagai kalangan, mobil bermerek Mazda Tipe Cx 9. Di banderol berkisar sembilan ratus jutaan dan hampir menyentuh angka satu milyar ini, kini menjadi polemik di mata masyarakat Karawang.

Khususnya praktisi hukum dan aktifis di wilayah Kabupaten Karawang. Pasalnya pembelian mobil dinas baru tersebut, di beli saat banyaknya masyarakat Karawang yang kesulitan ekonomi di tengah pandemi Covid 19 ini, rasanya sangat tidak tepat dan tidak etis.

Asep Agustian salah satu praktisi hukum di Kabupaten Karawang, yang menyoroti permasalah pembelian mobil dinas baru Bupati dan Wakil Bupati Karawang, menjelaskan jika pembelian mobil dinas baru ini, sebenarnya sah – sah saja, karena memang sudah menjadi hak Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk mendapatkan fasilitas kendaraan baru. Namun pembelian mobil dinas baru di tengah pandemi Covid 19 seperti saat ini, rasanya kurang tepat. Pasalnya masih banyak warga yang membutuhkan bantuan dari Pemerintah Daerah Karawang, terutama kalangan warga menengah kebawah.

Selain itu Nace Permana, salah satu aktifis di Kabupaten Karawang. Juga menyayangkan pembelian mobil dinas baru Bupati dan Wakil Bupati Karawang. Yang merupakan Kepala Daerah di Karawang justru, lebih mementingkan kepentingan kendaraan dinas yang baru. Daripada penanganan terhadap permasalahan Covid 19 di Kabupaten Karawang. Menurutnya jika ingin menggunakan kendaraan mewah, seharusnya Cellica dan H Aep, menggunakankoleksi mobil pribadinya saja, dan bukan memaksakan membeli kendaraan mewah untuk memenuhi standar kebutuhannya sehari – hari.

Menurut berbagai kalangan, mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati, saat ini kondisinya masih sangat layak untuk di gunakan untuk beraktifitas sehari – hari, dan belum waktunya untuk diganti dengan mobil dinas yang baru. Hingga saat ini baik Bupati Karawang Cellica Nurachadiana dan Wakil Bupati H Aep Syaefuloh, belum bisa dimintai keterangan perihal pembelian mobil dinas baru, yang hargganya nyaris menyentuh angka satu milyar.(ma)