Kadinkes: Vaksin Moderna untuk Umum, Bagi yang Belum Menerima Vaksin

127

Jakarta – Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan vaksin Moderna untuk umum hanya tertuju bagi warga yang belum mendapat vaksin Covid-19. Serta tidak dapat menerima vaksin jenis Sinovac maupun Astrazeneca karena alasan kesehatan.

Saat ini, kata Widyastuti, Pemprov DKI Jakarta sudah mendapatkan 120 ribu dosis vaksin Moderna dari Kementerian Kesehatan. “Kita sudah bagikan ke 35 rumah sakit sesuai dengan kuota dan tentu kita prioritaskan yang kebetulan mempunyai pelayanan pasien autoimun,” ujar dia di Balai Kota Jakarta, Rabu (18/8/21).

Widyastuti mengatakan, vaksin Moderna harus segera disuntikan karena memiliki masa kedaluwarsa yang lebih singkat jika keluar dari rantai dingin. Untuk vaksin Sinovac atau Astrazeneca, misalnya, harus tersimpan dalam suhu 2-8 derajat. Jika menyimpan dalam suhu tersebut, vaksin akan kedaluwarsa sesuai dengan tanggal yang sudah tertulis. Sedangkan vaksin Moderna harus tersimpan dalam suhu yang jauh lebih rendah, yaitu -15 sampai -25 derajat Celsius. Masa kedaluwarsa vaksin dapat menjadi lebih cepat jika sudah keluar dari rantai dingin.

“Contohnya jika masa kedaluwarsa vaksin Moderna di bulan November ini, jika keluar dari rantai suhu dingin tersebut. Misalnya menjadi 2-8 derajat Celsius, daya tahannya akan turun menjadi hingga satu bulan saja,” katanya. Artinya harus benar-benar berhitung antara kecepatan jumlah sasaran dan masa kedaluwarsa.

Adapun penyuntikan vaksin Covid-19 Moderna di Jakarta telah mulai sejak 17 Agustus 2021. Warga harus mengantongi surat keterangan dokter bahwa ia termasuk kelompok yang tidak bisa menerima vaksin Sinovac dan AstraZeneca.

Asisten Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Irma Yunita menyebut dalam kondisi kesehatan tertentu ada kelompok masyarakat yang tidak bisa vaksinasi dua vaksin tersebut. Misalnya, mereka yang menderita alergi berat, termasuk alergi kandungan vaksin Sinovac atau AstraZeneca. Lalu mengalami kelainan atau kekentalan darah yang tinggi, maka ia harus melakukan terapi jangka panjang. Hal ini karena kelainan atau penyakit serta menderita autoimun sistemik seperti lupus atau vaskulitis.

Sebelumnya, vaksin Moderna hanya terkhususkan kepada tenaga kesehatan (nakes). Penyuntikan Moderna untuk nakes di Jakarta dimulai 30 Juli 2021.

Kementerian Kesehatan telah merestui vaksin Moderna tertuju kepada masyarakat umum, seperti tertera dalam Surat Edaran (SE) Nomor SR.02.06II/2025/2011. (antara/rp/ed: zl)